Warga Daegu Tidak Setuju Pembangunan Masjid Letakkan Kepala Babi Depan Tempat Ibadah Umat Islam

Warga Daehyeong-dong, Daegu, Korea Selatan melakukan aksi protes pembangunan masjid

Muhammad Yunus
Selasa, 03 Januari 2023 | 06:58 WIB
Warga Daegu Tidak Setuju Pembangunan Masjid Letakkan Kepala Babi Depan Tempat Ibadah Umat Islam
Warga Daehyeong-dong, Daegu, Korea Selatan melakukan aksi protes pembangunan masjid. Dengan cara meletakkan kepala babi di depan area tempat ibadah umat Islam [Korea Herald]

Kemudian pada bulan Desember 2020, rencana pembangunan masjid mulai dilaksanakan dan telah mendapatkan izin resmi dari pihak yang berwenang.

Rencananya akan dibangun masjid dua lantai setinggi 20 meter dengan menara di puncaknya.

“Bangunan lama yang dulunya digunakan oleh sekitar 150 umat Islam, kebanyakan mahasiswa Kyungpook National University, bukanlah bangunan yang layak untuk tempat shalat. Ada beberapa masalah seperti tidak ada sistem pendingin dan tidak ada pemanas lantai,” paparnya.

“Juga karena rumahnya kecil, jadi banyak siswa yang harus berdiri di luar,” imbuhnya.

Baca Juga:Menara Masjid yang Sedang Diperbaiki Roboh Diterjang Hujan Angin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak