Pesan Haru Putri Anwar Ibrahim Usai Sang Ayah Jadi PM Malaysia, Ngaku Bangga Meski Pernah Dipenjara

Datuk Seri Anwar Ibrahim resmi menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10

Muhammad Yunus
Senin, 28 November 2022 | 16:07 WIB
Pesan Haru Putri Anwar Ibrahim Usai Sang Ayah Jadi PM Malaysia, Ngaku Bangga Meski Pernah Dipenjara
Nurul Izzah Anwar memberikan pernyataan yang mengharukan melalui laman Facebook usai ayahnya Anwar Ibrahim dilantik [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Datuk Seri Anwar Ibrahim resmi menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10 pada Kamis (24/11/2022).

Ketua Pakatan Harapan itu melakukan sumpah jabatannya di Istana Negara pada Kamis sore.

Setelah resmi menjadi PM, putrinya Nurul Izzah Anwar memberikan pernyataan yang mengharukan melalui laman Facebooknya.

Nurul Izzah mengatakan, dia mencintai dan bangga pada ayahnya. Bahkan ketika sang ayah menjadi tahanan hati nurani.

Baca Juga:Selain Tak Ambil Gaji, PM Malaysia Anwar Ibrahim Juga Tolak Mobil Dinas Mercedes-Benz S600

Nurul Izzah, yang merupakan wakil presiden PKR, mengatakan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi termasuk upaya menyatukan sesama warga Malaysia, mengatasi masalah ekonomi dan menarik investasi.

Dia mengatakan sejak tahun 1998, perjuangan partai adalah menuntut keadilan bukan untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk semua orang.

“Dalam hidup, di dunia ini, kita tidak bisa lepas dari tantangan. Saat kita kalah, kita diuji. Saat menang kita juga diuji.

Tantangan masih menunggu, dan setelah pengambilan sumpah, upaya untuk menyatukan saudara-saudara, mengkaji masalah ekonomi, menarik investasi melalui stimulasi ekonomi dan bakat lokal, serta membangun umat dan bangsa yang berdasarkan keadilan sosial dan cinta tanah air.

Aku mencintaimu papa dan aku selalu bangga padamu, bahkan saat kamu dipenjara sebagai tahanan hati nurani," kata Nurul Izzah dalam postingan di media sosial, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga:Wow! Demi lawan Korupsi Perdana Menteri Malaysia Tolak Gaji Ratusan Juta

Ia menambahkan, warisan yang harus diwariskan untuk generasi mendatang bukanlah harta, pangkat atau uang, melainkan idealisme dan prinsip perjuangan yang tidak bisa dibeli atau dijual.

"Jadikan masa depan, waktu kita bersama. Khayr (kebaikan), InsyaAllah (insya Allah)," katanya.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini