SuaraSulsel.id - Asmawa Tosepu segera memegang kendali pemerintahan di Kota Kendari. Setelah ditunjuk menjadi Penjabat Wali Kota Kendari oleh Presiden Jokowi.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Asmawa akan dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi hari ini, Senin 10 Oktober 2022.
Asmawa Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemendagri, akan memimpin Kota Kendari selama kurang lebih dua tahun atau sampai terpilihnya wali kota definitif.
Asmawa bukan orang asing di Provinsi Sulawesi Tenggara. Asmawa Tosepu lahir di Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pada 15 Oktober 1974.
Baca Juga:Masa Jabatan Wali Kota Kendari Berakhir Hari Ini
Asmawa mengenyam pendidikan sekolah dasar di SDN I Wonggeduku. Lalu Asmawa melanjutkan pendidikan SMP di Moramo. Asmawa menempuh pendidikan SMA di Kota Kendari.
Asmawa meraih gelar sarjana di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Bandung. Untuk gelar magister Asmawa meraihnya di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Saat ini Asmawa tengah menempuh pendidikan doktor di Universitas Brawijaya Malang.
Asmawa menjabat Kepala Biro Umum Setjen Kemendagri sejak 22 Februari 2022. Sebelum jadi Kepala Biro, Asmawa menjabat Kepala Pusat Data dan Informasi atau Kapusdatin Kemendagri.
Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan menilai keputusan pemerintah pusat memilih Asmawa menjadi Pj Wali Kota Kendari adalah keputusan yang tepat.
Baca Juga:Rumah Pendeta yang Berada di Area salah Satu Gereja Kota Kendari Dirusak Orang Tak Dikenal
Sebab meskipun berdinas di Kemendagri, Asmawa merupakan putra daerah dan mengetahui kondisi Kota Kendari.
Hal Inilah yang menjadi dasar DPRD Kota Kendari mengusulkan Asmawa Tosepu dari tiga nama calon Pj Wali Kota Kendari ke Kemendagri.
"Nama-nama yang kami usulkan merupakan cerminan keinginan rakyat melalui DPRD Kota Kendari," ucap Subhan.
Selain DPRD, Asmawa Tosepu juga diusulkan oleh Pemprov Sulawesi Tenggara dan Kemendagri.
Asmawa menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mengusulkan namanya sehingga dia ditunjuk menjadi Pj Wali Kota Kendari.
Asmawa bilang, prinsipnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), staff Mendagri Tito Karnavian, dia siap menjalankan tugas sebagai Pj wali kota.
"Tentu kalau ada penugasan saya siap untuk melaksanakannya. Prinsipnya itu sebagai ASN," ucap Asmawa.
Kekayaan Asmawa Tosepu
Menjadi penjabat orang nomor satu di Kota Lulo, berapa kekayaan Asmawa Tosepu?
Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) terbaru, Asmawa memiliki kekayaan sebesar Rp2.472.800.410.
Asmawa terakhir melaporkan LHKPN pada 28 Maret 2022 dan tercatat dalam situs e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Merujuk LHKPN, Asmawa memiliki tanah dan bangunan di Kota Depok, Semarang dan Kota Kendari senilai Rp2.580.000.000.
Asmawa memiliki alat transportasi dan mesin berupa Mobil Toyota Land Cruiser/Jeep 1981 dan Mobil Honda HR-V RU1 1.5 E CVT Automatic 2017 senilai Rp 442.000.000.
Kemudian harta bergerak lainnya Rp 69.000.000, kas dan setara kas Rp 16.589.789. Sehingga total kekayaan Asmawa Rp 3.107.589.789. Namun pria berusia 47 Tahun tersebut memiliki hutang senilai Rp634.789.379.
Menurut mantan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, keputusan pemerintah memilih Asmawa Tosepu menjadi Pj Wali Kota Kendari adalah hal yang tepat. Sebab menurutnya Asmawa memiliki kapasitas, kemampuan serta pengalaman yang menunjang.
"Saya berharap kapasitas beliau betul-betul bisa mendongkrak potensi yang ada di Kota Kendari serta bisa mengkonsolidasi seluruh stakeholder yang ada di Kota Kendari," ucap Sulkarnain.