Jepang Akan Longgarkan Aturan COVID-19 di Perbatasan

Kebijakan itu dinilai sebagai langkah penting untuk membantu pemulihan sektor pariwisata Jepang

Muhammad Yunus
Jum'at, 23 September 2022 | 17:00 WIB
Jepang Akan Longgarkan Aturan COVID-19 di Perbatasan
Ilustrasi warga Jepang. (Philip FONG / AFP)

SuaraSulsel.id - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan akan melonggarkan aturan pengendalian COVID-19 di perbatasan bulan depan.

Kebijakan itu dinilai sebagai langkah penting untuk membantu pemulihan sektor pariwisata Jepang dengan memanfaatkan penurunan nilai tukar yen yang mencapai titik terendah dalam 24 tahun.

Negara itu telah menerapkan kendali perbatasan paling ketat di antara negara-negara maju lainnya dengan melarang masuk pengunjung sejak awal pandemi.

Pada Juni, pemerintah Jepang mulai melonggarkan pembatasan itu secara bertahap.

Baca Juga:Epidemiolog: Indonesia Siap Meninggalkan Fase Gawat Darurat Pandemi COVID-19

Pengumuman Kishida itu, yang disampaikan dalam pidato di Bursa Efek New York pada Kamis, adalah realisasi janji yang dia buat pada Mei.

Saat itu dia mengatakan bahwa Jepang akan membuat kendali perbatasannya sejalan dengan negara-negara Kelompok Tujuh (G7) lainnya.

"Kami adalah bangsa yang telah berkembang melalui arus bebas manusia, barang dan modal," kata Kishida, Kamis 23 September 2022.

"COVID-19, tentu saja, mengganggu semua keuntungan ini, tetapi mulai 11 Oktober, Jepang akan melonggarkan aturan pengendalian perbatasan agar setara dengan AS, juga melanjutkan (kebijakan) perjalanan bebas visa dan perjalanan individu," kata dia.

Kebijakan Jepang yang bersikeras agar pengunjung mendapatkan visa untuk masuk ke negara itu dan datang lewat paket perjalanan yang telah direncanakan, telah menjadi hambatan besar.

Baca Juga:Hasil FP1 MotoGP Jepang 2022: Jack Miller Tercepat, Francesco Bagnaia Kedua

Sebelum pandemi, Jepang memiliki perjanjian bebas visa dengan hampir 70 negara, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, dan banyak negara Asia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini