Kapolda Gorontalo Perintahkan Anggota Humanis Hadapi Demonstran, Tidak Boleh Bawa Senjata Api

Dalam mengamankan jalannya aksi unjuk rasa

Muhammad Yunus
Jum'at, 09 September 2022 | 16:53 WIB
Kapolda Gorontalo Perintahkan Anggota Humanis Hadapi Demonstran, Tidak Boleh Bawa Senjata Api
Ilustrasi: Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, kembali dipadati massa pengunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, Jumat (9/9/2022). Aksi penolakan kenaikan BBM ini sudah terjadi sejak Senin (5/9) lalu. (Suara.com/Yaumal)

SuaraSulsel.id - Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, anggota Polri mengutamakan sikap humanis. Tidak ada personel yang membawa senjata api. Dalam mengamankan jalannya aksi unjuk rasa.

"Saya ingatkan tidak ada yang menggunakan senjata api, tetapi mengedepankan pola pendekatan persuasif dalam kegiatan pengamanan unjuk rasa. Serta menghindari tindakan represif," ujar Helmy usai apel di Mapolda Gorontalo, Jumat 9 September 2022.

Polda Gorontalo menggelar kesiapan pengamanan unjuk rasa menolak kenaikan BBM yang digelar di Bundaran Saronde Kota, Gorontalo

Helmy meminta kepada personel yang melaksanakan pengamanan unjuk rasa untuk meraih legitimasi sosial dan legitimasi hukum masyarakat.

Baca Juga:Kasus Fredy Sambo, AKP Dyah Chandrawati Turun Jabatan, Tidak Profesional Kelola Senjata Api

Terkait untuk meraih legitimasi sosial dan legitimasi hukum, Kapolda Gorontalo menekankan kepada jajarannya untuk meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta membangun hubungan yang baik.

Dalam mewujudkan hubungan yang baik, anggota diharapkan tidak membuat masalah, jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat menurunkan atau mencoreng nama baik institusi Polri, dan tidak membuat masalah yang dapat menurunkan harkat dan martabat,serta nama baik Polda Gorontalo.

"Saya yakin rekan-rekan semua satu persepsi dengan saya, kita ingin Polda Gorontalo menjadi yang terbaik dalam segala aspek baik dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat termasuk dalam menegakkan hukum di Gorontalo," katanya.

Kapolda Helmy meminta kepada para Direktur Opsnal guna melatih kembali personel nya agar menguasai materi tentang pengendalian massa.

"Kita bisa karena berlatih, kita berlatih karena kita peduli, peduli kepada tugas pokok kita, peduli pada apa yang menjadi kewajiban kita dan peduli pada masyarakat Gorontalo," ujar Helmy. (Antara)

Baca Juga:Terseret Kasus Sambo, AKP Dyah Chandrawati Disanksi Mutasi Turun Jabatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini