SuaraSulsel.id - Muhammad Ramli Rahim Ketua Umum DPP Jaringan Nasional Mileanies mengatakan, Prabowo Subianto memiliki jasa besar terhadap Jakarta. Karena Prabowo, Jakarta akhirnya mendapatkan pemimpin yang sangat luar biasa.
Prabowo dan Sandiaga Uno telah membuat rakyat Jakarta menikmati kemajuan kota dan kebahagiaan warga.
Betapa tidak, atas peran Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, maka seorang dengan integritas begitu tinggi, visi pemerintah yang begitu baik, tata kelola kota dan karya yang sangat mapan hadir untuk ibu kota Jakarta.
"Dia adalah Anies Rasyid Baswedan yang sukses membuat transportasi Jakarta terintegrasi dengan nama Jak Linko. Sukses membuat Jakarta mengalami penurunan banjir yang sangat signifikan. Sukses membuat Jakarta damai dalam toleransi dan kerukunan dalam keberagaman," kata Ramli dalam rilisnya, Selasa 16 Agustus 2022.
Baca Juga:Anies Baswedan Jadi Salah Satu Kandidat Capres yang Dikaji PKS: Kuat Tidak Kuat Itu Nanti
Ramli mengatakan, Anies sukses membangun pengusaha Jakarta dengan Jakpreneur. Sukses membangun kampung-kampung yang digusur dan mengubah kampung kumuh jadi indah dan nyaman. Sukses membuat bangga Indonesia lewat formula E dan begitu banyak sukses lainnya.
Termasuk sukses membangun stadion yang menjadi salah satu stadion terbaik dan terbesar di dunia yang diberi nama Jakarta International Stadium (JIS).
Anies Rasyid Baswedan yang diberikan amanah rakyat atas fasilitasi Prabowo dan Sandi sudah menunaikan janji itu dengan baik. Memang tak semuanya sempurna, karena kesempurnaan itu memang hanya milik Tuhan semata.
Tapi paling tidak semua janji itu ditunaikan. Termasuk janji untuk tidak menghianati Prabowo dengan menuntaskan masa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta dan sama sekali tidak tergiur dengan godaan pilpres 2019 lalu.
Akhir-akhir ini, video tentang komitmen Anies untuk tidak mencalonkan diri sebagai presiden dan tidak bersedia dicalonkan sebagai presiden kembali diviralkan. Setelah Prabowo Subianto mengumumkan untuk kembali bertarung pada kontestasi pilpres untuk keempat kalinya.
Baca Juga:PKS Akui Persiapkan Anies Jadi Salah Satu Calon yang Diusung pada Pilpres 2024
Menurut Ramli, video itu sengaja diedarkan di tengah semakin naiknya popularitas dan elektabilitas Anies Baswedan. Seolah Anies Baswedan tidak akan mencalonkan diri. Jika Prabowo kembali mencalonkan diri.
Video singkat berisi potongan pernyataan Anies Baswedan dalam wawancara dengan Najwa Shihab melalui program Mata Najwa edisi 16 Agustus 2018. Kembali beredar di media sosial dan grup-grup percakapan WhatsApp.
"Terkait komitmen itu, jelas Anies Baswedan sudah melunaskan janji tersebut. Anies 2019 sangat berpotensi maju sebagai capres. Tapi komitmen terhadap Prabowo dan Rakyat Jakarta harus ditunaikannya dan semua itu sudah dibayar lunas dan tuntas oleh Anies Baswedan. Insyaallah 16 Oktober 2022 nantinya," kata Ramli.
"Tahun 2024 tentu saja berbeda, karena seluruh Janji Anies termasuk komitmen untuk tidak menghianati Prabowo sudah ditunaikan," tambah Ramli.