Virus ASF Bunuh 122 Ribu Ekor Babi di Nusa Tenggara Timur

Serangan virus African Swine Fever masuk NTT sejak tahun 2020

Muhammad Yunus
Rabu, 27 Juli 2022 | 19:33 WIB
Virus ASF Bunuh 122 Ribu Ekor Babi di Nusa Tenggara Timur
Ilustrasi peternakan babi (Shutterstock).

"Yang sudah dilapor 122 ribu ekor yang mati. Kerugian pun diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah," kata Kepala Dinas Peternakan NTT, Johanna Lisapaly kepada Wartawan, Rabu (27/7/2022).

Ia mengaku pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian untuk mengatasi penyebaran virus ASF.

Setelah berbagai upaya yang dilakukan, sampai dengan Juli 2022 ini, tidak ada lagi laporan kematian lagi akibat ASF.

Ia juga mengajak peternak babi di NTT tidak boleh putus asa agar bisa membangkitkan kembali industri peternakan di NTT.

Baca Juga:5 Wilayah dengan Suhu Terdingin di Indonesia 2022, Bukan Cuma Dataran Tinggi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini