Niatnya hanya satu. Ingin mengentaskan kebodohan di kampung halamannya.
Honor yang diterimanya bukan persoalan cukup atau tidak. Namanya pengabdian, ia tidak melihat nilainya.
Namun, menurut Nathalia, nasib guru di pelosok harus jadi perhatian serius pemerintah. Perjuangan mereka tidak pernah sebanding dengan hasil yang diperoleh.
"Silva prihatin dengan tingkat pendidikan di kampungnya. Ia mau anak-anak di sana bisa punya pendidikan tinggi, bisa sekolah. Kita harap kisah Silva jadi perhatian pemerintah," ujarnya.
Baca Juga:Takut Ada PHK Massal, Tenaga Honorer di Cimahi "Terpaksa" Kuliah untuk Kejar Syarat P3K
Kontributor : Lorensia Clara Tambing