facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tenun Ternate Hampir Punah Karena Pengrajin Tersisa 4 Orang

Muhammad Yunus Selasa, 24 Mei 2022 | 06:00 WIB

Tenun Ternate Hampir Punah Karena Pengrajin Tersisa 4 Orang
Kain tenun Ternate hampir punah. Karena pelaku dan pengrajin di Kota Ternate kian hari makin berkurang [SuaraSulsel.id/Antara]

Dekranasda akan terus mendorong pengembangan tenun Ternate

SuaraSulsel.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Kota Ternate, Maluku Utara mengakui pengembangan tenun Ternate hampir punah. Karena pelaku dan pengrajin di Kota Ternate kian hari makin berkurang.

Ketua Dekranasda Merlisa Tauhid mengatakan, Dekranasda akan terus mendorong pengembangan tenun Ternate, karena hampir punah dan hingga kini tersisa empat pelaku penenun dari Ternate.

"Daerah lain di Indonesia tengah geliat kembangkan penenun khas daerah, sehingga Dekranasda Ternate memberi masukan agar bersama-sama bertanggung jawab seluruh OPD terkait, agar ada kolaborasi dan semangat yang sama majukan tenun Ternate," kata Merlisa, Senin 23 Mei 2022.

Oleh karena itu, pihaknya menggandeng Disperindag Kota Ternate untuk mendatangkan instruktur bisa kembangkan tenun Ternate. Sebab, kalau saat ini membutuhkan tenun Ternate sangat terbatas, sehingga dengan adanya galeri PKK di benteng oranye dapat dijadikan tempat pelatihan selama 3 bulan bagi pelaku usaha tenun Ternate.

Baca Juga: Hendak Mudik ke Kampung Halaman, Asri Iskandar Hilang di Sungai, Warga Temukan Longboat yang Dikendarainya

Selain itu, tentunya peserta dapat mendapatkan pengetahuan untuk melestarikan industri kerajinan tenun Ternate dan penenun mendapat perhatian dari OPD terkait.

Dia menyatakan pendampingan pengembangan dan diversifikasi produk dilakukan melalui pelatihan teknik menenun dengan menggunakan gedogan dan ATBM kepada 20 peserta penenun.

Sementara itu, Wali Walikota Ternate dihubungi menyatakan, pengembangan tenun Ternate harus ada kolaborasi dengan OPD untuk menciptakan team work yang kuat dan didukung.

Sehingga, adanya fasilitas Benteng Oranye Ternate dapat dijadikan lokasi kreatif yang menghasilkan berbagai hasil produktif, karena bisa melahirkan UMKM yang kreatif.

Menurut dia, kegiatan ini bisa menghasilkan pendapatan karena saat ada momen yang mendatangkan berbagai masyarakat ke Ternate, seperti Sail Tidore pada November 2022, Dekranasda mendapatkan keuntungan sebesar Rp150 juta.

Baca Juga: Penuh Toleransi, Pemuda Gereja Bagikan Koran Gratis pada Umat Muslim yang Salat Ied

Meskipun kegiatannya di Sofifi, pemkot beri ruang sebesar-besarnya untuk mendapatkan bantuan kredit dari perbankan, ruang promosi melalui pameran yang menjadi kekuatan bagi Ternate. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait