Kementerian Pertanian Minta Petani di Sulawesi Utara Terus Budidaya Kelapa

Pemerintah akan memberikan bantuan bibit kelapa

Muhammad Yunus
Kamis, 19 Mei 2022 | 06:35 WIB
Kementerian Pertanian Minta Petani di Sulawesi Utara Terus Budidaya Kelapa
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Jan S Maringka, saat menanam kelapa di Manado, Rabu (18/5/2022) [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Jan S Maringka mendorong petani di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk terus membudidayakan komoditi unggulan kelapa.

"Kami akan mendorong agar petani terus menanam kelapa, dan kali ini kami akan memberikan bantuan bibit kelapa," kata Marinka, di Manado, Rabu, 18 Mei 2022.

Dia mengatakan bantuan berupa bibit kelapa kepada empat kelompok tani yaitu Kelompok Tani Maju Bersama dan Kelompok tani Taruna Lolobulan masing-masing dari Kabupaten Minahasa Selatan, Kelompok Tani Wangunen dan Kelompok Tani Pinasungkulan dari Kabupaten Minahasa Minahasa Utara.

Bantuan yang diberikan untuk keempat kelompok tani berupa bibit kelapa 2.200 cikal dan pupuk organik sebanyak 4.000 kg. Luas tanam yang menjadi sasaran bantuan adalah 20 hektare.

Baca Juga:Jelang Puncak Musim Kemarau, Tujuh Wilayah di Sumsel Ini Rawan Karhutla

Maringka mengatakan Kementerian Pertanian telah memberikan bantuan kepada Satker Provinsi Sulawesi Utara melalui APBN Direktorat Jenderal Perkebunan sebesar Rp21,93 miliar, antara lain terdiri dari bibit pala untuk luasan 1.100 hektare, dan bibit kelapa untuk luasan 900 hektare.

Terhadap perekonomian nasional, katanya, sektor pertanian mengalami pertumbuhan16,24 persen pada triwulan II 2020 yang merupakan capaian tertinggi dibanding sektor lainnya. Hal ini juga menunjukkan betapa sektor pertanian tangguh dalam menghadapi berbagai kondisi, seperti COVID-19 yang telah memporak-porandakan perekonomian dunia.

Selanjutnya Maringka menyampaikan bukan hanya untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri saja, produk pertanian kita juga telah diekspor ke berbagai negara dengan nilai yang meningkat dari Rp390,16 triliun pada 2019 menjadi Rp625,04 triliun pada 2021.

Sementara itu Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) sampai Maret 2022 sebesar 109,25 atau naik 0,67 persen dibanding NTUP bulan Februari 2022 sebesar 108,53.

Maringka mengatakan belajar dari pohon kelapa memberikan manfaat pada setiap bagiannya, untuk membangun pertanian perlu kerja sama semua pihak.

Baca Juga:Petani Kelapa Sawit Minta Ekspor CPO Kembali Dibuka, Moeldoko Bakal Sampaikan ke Jokowi

"Petani, penyuluh, aparat, kita semua memiliki andil dalam pembangunan pertanian. Bersama kita jaga pangan, kita jaga masa depan," jelasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini