Khatib Salat Idul Fitri di Lapangan Tikala Manado: Pintu Surga Perlu Diketuk

Khatib Salat Idul Fitri 1443 H/2022

Muhammad Yunus
Senin, 02 Mei 2022 | 16:12 WIB
Khatib Salat Idul Fitri di Lapangan Tikala Manado: Pintu Surga Perlu Diketuk
Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1443 H di Lapangan Tikala, Manado, Sulawesi Utara [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Khatib Salat Idul Fitri 1443 H/2022 Irwan Musa mengatakan pintu-pintu surga yang terkunci dari dalam perlu diketuk dengan amalan.

"Kalimat tauhid yang sudah dipunyai dan disimpan dalam hati tentunya bisa jadi tidak dapat digunakan untuk membuka pintu-pintu surga. Hal ini dikarenakan pintu surga terkunci dari dalam sehingga kita perlu mengetuk pintu-pintu tersebut," ajak Khatib Irwan pada Salat Idul Fitri 1443 H di lapangan Tikala Manado, Senin 2 Mei 2022.

Menurut dia, ada empat amalan yang dapat membantu mengetuk dan membuka pintu surga.

Pertama, kata dia, adalah menebarkan salam yang dipahami sebagai ucapan yaitu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ucapan salam ini harus dijadikan sebagai tradisi baik.

Baca Juga:Video Kocak Abis! Pemuda Ini Tidur Nyenyak saat Salat Idul Fitri 1443H hingga Tinggal Sendirian

Salam, kata dia, dimaknai sebagai keselamatan dan perdamaian, dan setiap Muslim dituntut menyebarkan keselamatan dan perdamaian, baik dalam bentuk ucapan maupun perbuatan sebagai wujud keimanan kepada Allah.

"Tidak patut seorang Muslim menimbulkan keresahan, kerusakan dan kehancuran tatanan kehidupan karena itu menjadi penghalang baginya untuk masuk surga Allah," ujarnya.

Amalan kedua adalah memberi makan yang, menurut dia, di antara hikmah diwajibkan puasa Ramadhan adalah agar dapat merasakan lapar dan dahaga, sementara banyak orang yang lapar bukan karena puasa tetapi kelaparan karena ketiadaan.

"Lapar di sini tidak terbatas dengan kosongnya perut dari makanan dan minuman, akan tetapi kosongnya akal dan ilmu pengetahuan," sebutnya.

Dalam konteks, kata dia, dituntut tidak hanya berbagi makanan sebagai nutrisi badan, tetapi juga berbagi donasi pendidikan sebagai nutrisi jiwa bagi yang membutuhkannya.

Baca Juga:Idul Fitri di Batam: Salat Id Digelar Lebih Lama, Open House Kembali Diadakan

Ketiga, kata dia, adalah menjalin silaturahim atau kasih sayang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini