Warga Kritik Cara Petugas Dinas Sosial Kota Makassar Perlakukan Perempuan Diduga Depresi dan Hendak Bunuh Diri

Korban diduga mengalami depresi hingga mencoba melakukan bunuh diri

Muhammad Yunus
Selasa, 22 Maret 2022 | 16:33 WIB
Warga Kritik Cara Petugas Dinas Sosial Kota Makassar Perlakukan Perempuan Diduga Depresi dan Hendak Bunuh Diri
Petugas Dinas Sosial Kota Makassar memegang perempuan diduga hendak bunuh diri [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Erna, warga Kota Palopo diduga diperlakukan kasar oleh petugas Dinas Sosial Kota Makassar. Ia diduga mengalami depresi hingga mencoba melakukan bunuh diri.

Kasus ini bermula pada Sabtu, 19 Maret 2022. Erna ditemukan warga sekitar hendak melompat ke kolam Regulasi Nipa-nipa, Antang, Kota Makassar.

Erna kemudian dibujuk dan dibawa ke rumah warga. Ia diduga depresi karena mengalami kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya di Kota Palopo.

Menurut pengakuan warga, Erna melarikan diri dari rumahnya dari Palopo ke Makassar. Warga kemudian menginapkan Erna di rumahnya semalam.

Baca Juga:Ini Daftar 4 Bahan Skincare yang Tidak Boleh dan Boleh Digunakan Ibu Hamil

Warga sekitar kemudian menghubungi Dinas Sosial Kota Makassar untuk memulangkan Erna ke daerah asalnya. Namun, ibu rumah tangga itu enggan ikut.

"Mau ka dibawa kemana kasi na," ujarnya sambil menangis.

Dari video yang beredar di media sosial, satu orang petugas dinas sosial terlihat mengikat tangan Erna menggunakan kain. Beberapa orang lainnya membujuk agar Erna naik ke mobil.

Namun karena kukuh menolak naik mobil, Erna diperlakukan kasar oleh pendamping sosial. Ia ditarik oleh tiga orang dan rambutnya dijambak.

Tangannya diputar untuk diikat. Satu orang bergantian menjambak lagi rambutnya.

Baca Juga:Duh! Bak Promosi Ambil 1 Dapat 2, Perempuan Ini Iklankan Diri Minta Dimadu Bersama Sahabat: Ingin Suami Nikahi Kami

"Ndak dibawa ja ke rumah sakit jiwa?," tanya Erna ke warga sambil menangis.

"Tidak ji. Mau dibawa pulang karena kamu minta pulang tadi toh?," jawab salah satu warga sambil mengelap air mata Erna.

Salah satu warga yang berada di lokasi bernama Sunarsih bahkan sempat komplain. Ia mengaku cara Dinas Sosial sangat tidak manusiawi.

"Padahal di situ ada ibu yang bisa bujuk kasihan itu menangis-nangis sambil ditarik rambutnya," ujarnya.

Ia mengatakan petugas Dinas Sosial harusnya tahu cara pendekatan secara preventif. Bukan dengan kekerasan, apalagi untuk korban yang mengalami depresi.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Aulia Arsyad mengakui hal tersebut. Namun menurutnya petugas terpaksa mengikat dan menjambak Erna karena mereka digigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini