BNPT: Milenial Sangat Rentan Terindoktrinasi Paham Radikal Melalui Media Sosial

Anak muda sangat mudah sekali terafiliasi

Muhammad Yunus
Kamis, 17 Maret 2022 | 19:26 WIB
BNPT: Milenial Sangat Rentan Terindoktrinasi Paham Radikal Melalui Media Sosial
Kasubdit Kerja Sama Asia Pasifik dan Afrika, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol Harianto menyampaikan sambutan saat aksi Festival Anak Musik Bangsa (Asik Bang) FKPT-BNPT, di Hotel Sheraton, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/ 3/20220) [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Kasubdit Kerja Sama Asia Pasifik dan Afrika, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol Harianto mengungkapkan, kaum milenial sangat rentan terindoktrinasi paham radikal melalui media sosial.

"Anak muda sekarang sangat mudah sekali terafiliasi, dan karena salah dalam menggunakan media sosial tersebut," ujar Harianto di sela aksi Festival Anak Musik Bangsa (Asik Bang) FKPT-BNPT, di Hotel Sheraton, Makassar, Kamis 17 Maret 2022.

Ia mengemukakan, anak muda juga sangat mudah terpapar radikalisme yang mengarah pada perbuatan terorisme. Untuk itu, ia menekankan melalui kegiatan musik ini bertujuan menjadi bagian dari aksi pencegahan.

"Melalui sentuhan ini lebih bersifat kami mengajak semua elemen baik di lingkungan pendidikan formal, informal dan nonformal, pendidikan di keluarga, di sekolah, di pondok pesantren dan juga masyarakat agar mampu bersinergi dalam pencegahan penanggulangan terorisme," katanya pula.

Baca Juga:Diblokir Platform Media Sosial, Rusia akan Luncurkan Pengganti Instagram

Menurut Harianto, remaja maupun pada anak muda di usia produktif sangat rentan terpapar paham radikal, mengingat psikologi mereka masih labil dan cukup gampang dipengaruhi para pelaku terhadap apa saja.

"Mau diakui atau tidak, secara psikologis remaja kan ada jenjang perkembangan psikologisnya, di sinilah kerentanan itu. Sebagian di antara kita ada generasi milenial, sebagian generasi Z, di sinilah kita patut waspadai," katanya lagi.

Para generasi muda ini, ujar dia, akan menjadi sasaran para pelaku untuk mengindoktrinasi paham menyimpang, mengingat secara psikilogis maupun sosial dan lainnya mereka masih rentan terhadap itu.

"Mari kita jaga adik, saudara kita dari upaya itu tadi (radikalisasi) yang bisa dipengaruhi. Kita harus menjadi agen, influencer yang positif untuk bisa menyuarakan sebagai aksi pencegahan terhadap terorisme," ujarnya menekankan.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel Muammar Bakry pada kesempatan itu menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda Indonesia memiliki nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga:Aleix Espargaro Dibuat Melongo dengan Kelakuan Penunggang Honda Scoopy, Bonceng Emak-Emak Bawa Bayi dan Tak Gunakan Helm

"Jadi musik itu adalah sarana untuk mencapai salah satu tujuan yang kita inginkan. seperti yang kita lakukan ini, agar anak-anak bangsa kita tidak lupa dengan pentingnya kenegaraan, tentang pentingnya kebangsaan, persatuan, dan kebinekaan," ujarnya.

Sekretaris MUI Sulsel ini menambahkan, usia remaja sangat rentan terpengaruh paham radikal. Kalau melihat aksi teroris, pelakunya tidak ada umur 40-50 ke atas. Tetapi yang melakukan tindakan anarkis terkait teroris ekstrem radikal itu adalah anak muda usia produktif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini