Ustadz Yuslan Abu Fikri: Perayaan Hari Valentine Merusak Remaja Islam

Sebagai generasi umat muslim harus menyadari dan menjauhkan diri

Muhammad Yunus
Senin, 14 Februari 2022 | 16:52 WIB
Ustadz Yuslan Abu Fikri: Perayaan Hari Valentine Merusak Remaja Islam
Ilustrasi Valentine Day [Foto: Antara]

SuaraSulsel.id - Penceramah atau muballigh di Sulawesi Tenggara, Yuslan Abu Fikri menduga, Hari Valentine atau Valentine Day banyak dirayakan pasangan yang tidak halal, berkencan, dan melakukan perzinahan.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, Yuslan mengatakan, budaya 14 Februari ini biasa dirayakan dengan berbagi coklat, kemudian diikuti dengan acara pacaran, dugem, pesta minuman keras, dan berakhir dengan perzinahan.

Ironisnya, tambah dia, hal ini sudah menjadi kebiasaan terutama di kalangan remaja. Mereka bisa memuaskan kasih sayangnya. Meskipun tanpa ada ikatan pernikahan.

"Melihat fenomena seperti ini maka tak sedikit para ulama, orang tua, guru, pakar pendidikan dan pemerhati remaja yang menilai perayaan Valentine Day sebagai budaya rusak dan merusak. Tujuannya adalah menjerumuskan remaja kita pada seks bebas yang akhirnya mengantarkan mereka pada jurang kehancuran," katanya kepada Telisik.id, Senin (14/2/2022).

Baca Juga:Gaya 7 Seleb Bollywood Rayakan Valentine Pertama Sebagai Suami Istri, Mesra Abis!

Olehnya itu, ia melanjutkan, sebagai generasi umat muslim harus menyadari dan menjauhkan diri dari hal ini.

Budaya Valentine Day ini bukanlah budaya Islam. Haram hukumnya untuk diikuti atau terlibat di dalamnya. "Rasulullah Saw bersabda, "Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”

Menurutnya, budaya Valentine Day adalah budaya barat. Berisi kegiatan-kegiatan yang terlarang dalam Islam. Seperti pacaran, khalwat, ikhtilat, seks bebas, dan lainnya.

Jadi, kata dia, ini sangat membawa pada kemurkaan Allah SWT. Melanggar perintah Allah SWT jelas mengundang datangnya azab dunia serta merusak pribadi remaja muslim, kehormatan keluarga tercoreng, lingkungan masyarakat kotor dengan adanya perilaku maksiat generasi mudanya, dan masa depan bangsa pun terancam.

"Sementara di akhirat mendapat siksa. Tidak ada kebaikan sama sekali. Jadi, jangan sampai remaja atau generasi kita latah ikut-ikutan budaya barat yang rusak dan merusak ini," ujarnya.

Baca Juga:Hari Valentine, Penjualan Bunga di Rawa Belong Lesu

Lebih lanjut, Yuslan mengajak para remaja seharusnya mengisi masa mudanya dengan berbagai kegiatan positif, seperti mengkaji Islam agar tidak mudah terjebak pada bisikan hawa nafsu sesaat.

"Sebagai remaja Islam harus lebih waspada dengan budaya hedonis dan permisif ala barat. Maka liberalisasi pergaulan semacam budaya Valentine Day harus ditolak," tegasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kendari, Abu Fatih menyayangkan masih ada saja remaja di Kendari yang masih ikut-ikutan merayakan Valentine Day.

"Iya, masih banyak anak muda kita ikut-ikutan. Kalau saya sendiri tidak, karena memang sudah tahu bahwa itu bukan budaya kita sebagai umat Islam," katanya.

Senada dengan itu, warga lainnya, Thamrin mengaku masih banyak generasi muda yang ikut merrayakan Valentine Day.

"Buktinya saja di sekitar jalan By Pass menuju Kendari Beach masih ada orang jualan bunga yang menjadi simbol Valentine Day ini. Ada juga orang yang lewat di sana berhenti untuk membeli bunga itu," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini