Sulawesi Utara Ekspor Tepung Kelapa ke Rusia dan Tuna ke Thailand

Rusia sudah menjadi negara potensial tujuan ekspor tepung kelapa asal Sulawesi Utara

Muhammad Yunus
Kamis, 10 Februari 2022 | 13:29 WIB
Sulawesi Utara Ekspor Tepung Kelapa ke Rusia dan Tuna ke Thailand
Ikan tuna beku [SuaraSulsel.id/Antara]

SuaraSulsel.id - Provinsi Sulawesi Utara mengekspor tepung kelapa sebanyak 77,7 ton ke Rusia di akhir Januari 2022.

"Tepung kelapa sebanyak 77,7 ton ini mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 157.350 dolar Amerika Serikat (AS)," kata Kabid Daglu Disperindag Sulut Darwin Muksin di Manado, Rabu 9 Februari 2022.

Darwin mengatakan Rusia sudah menjadi negara potensial tujuan ekspor tepung kelapa asal Sulawesi Utara.

"Setiap bulan pasti ada kegiatan ekspor produk turunan kelapa yang satu ini ke Rusia," katanya.

Baca Juga:Anggota DPRD Sulawesi Utara Balas Kritik MUI Soal Museum Holocaust: Kita Negara Pancasila

Sehingga, kata Darwin, kualitas dan kuantitas produk harus diperhatikan oleh pengekspor.

"Jangan sampai mengecewakan pembeli, karena kepercayaan itu sangat penting," jelasnya.

Pemerintah, katanya, akan terus berupaya mencarikan pasar baru untuk komoditas unggulan Sulawesi Utara.

Tahun ini, katanya, pemerintah akan membawa semua komoditas unggulan Sulawesi Utara dalam semua ajang pameran baik tingkat nasional maupun internasional.

Ikan Tuna

Baca Juga:Haikal Hassan soal Kontroversi Berdirinya Museum Yahudi di Indonesia: Lucu dan Kocak Sekali

Provinsi Sulawesi Utara mengekspor ikan tuna segar ke Thailand, menyusul permintaan dari negara tersebut cukup tinggi di awal tahun ini.

"Ikan tuna segar yang diekspor ke Thailand kali ini sebanyak 163 kilogram (kg) dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 1.308 dolar Amerika Serikat (AS)," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Edwin Kindangen, di Manado, Kamis 10 Februari 2022.

Dia mengatakan kalau dilihat dari volume dan nilai memang masih kecil jika dibandingkan dengan komoditas unggulan Sulut lainnya seperti turunan kelapa, namun pasar ini harus dijaga dengan baik.

Dia mengatakan pasar Thailand memang saat ini bukan hanya membeli produk perikanan saja, namun juga turunan dari kelapa.

"Saya harap pengekspor akan tetap menjaga pasar agar tidak berhenti membeli produk unggulan asal Sulut," jelasnya.

Untuk mendapatkan pasar internasional dalam menjual produk Sulut memang cukup sulit, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik," jelasnya.

Ia menjelaskan pemerintah akan terus mencari pasar baru untuk komoditas unggulan Sulut baik produk perikanan, pertanian dan perkebunan.

"Kami tidak henti-hentinya membawa semua produk unggulan daerah dalam setiap kesempatan pameran baik nasional maupun internasional," jelasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini