Buyer Persona merupakan gambaran secara jelas target pasar Anda, biasanya Persona ini akan memiliki karakteristik, kebiasaan, demografi, dan lainnya. Lakukan banyak riset dan kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya agar Anda dapat dengan jelas membuat gambaran target pasar Anda.
3. Pelajari kompetitor
Banyak hal yang dapat dipelajari melalui kompetitor Anda, mulai dari produk yang dipasarkan, teknik pemasaran, hingga cara melakukan distribusi produk. Mempelajari kompetitor Anda akan sangat membantu dalam memulai bisnis karena Anda dapat melihat peluang lebih jelas dan mengenali keunggulan produk Anda sendiri.
Salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan di era ini adalah media sosial kompetitor Anda, karena dapat dilihat bagaimana kompetitor berkomunikasi dengan pelanggannya. Selain itu, melihat ulasan pelanggan terhadap kompetitor Anda juga tidak kalah pentingnya. Hal ini membantu Anda untuk dimengerti kelebihan dan kekurangan kompetitor.
Baca Juga:Heboh Peritel H&M Jual Tatakan Alquran, Harganya Jadi Sorotan Warganet
4. Persiapkan konsep bisnis
Konsep bisnis ini akan menjadi pedoman dalam memulai dan menjalankan bisnis. Beberapa poin penting untuk diketahui dalam membuat konsep bisnis ini:
Analisis Pasar: Berisi hasil pengamatan pasar yang terdiri dari: target pasar, kompetitor, dan keunikan bisnis Anda.
Deskripsi Merek: Cerita di balik merek dan kekuatan bisnis Anda. Seperti visi misi atau tagline unik merek Anda.
Penjelasan Produk: Deskripsi produk apa saja yang akan Anda buat mulai dari style, karakter, warna, atau jenis koleksi.
Baca Juga:Doa Awal Tahun 2022 Pembawa Harapan Baik, Keberkahan, Terhindar dari Nafsu Jahat
Strategi Pemasaran: Strategi apa yang Anda pakai dalam memasarkan bisnis fashion Anda.