Premium dan Solar Hilang di Banyak SPBU Sulawesi Selatan, Ini Penyebabnya

Masyarakat mengeluhkan langkanya bahan bakar minyak subsidi

Muhammad Yunus
Rabu, 12 Januari 2022 | 13:31 WIB
Premium dan Solar Hilang di Banyak SPBU Sulawesi Selatan, Ini Penyebabnya
Ilustrasi: Solar habis di salah satu SPBU di Pringsewu pada Selasa (14/12/2021). [Lampungpro.co]

"Ini yang dikeluhkan masyarakat. Mereka susah dapat premium sama solar sekarang," tambahnya.

Kendati masih memiliki kuota, tetapi masyarakat masih sulit untuk menjangkau BBM subsidi. Pertamina telah menutup layanan BBM subsidi hampir di seluruh daerah, kini hanya melayani di lima daerah dengan 10 titik SPBU.

Antara lain ada di Kabupaten Luwu Utara, Luwu, Luwu Timur, dan Kota Palopo. Enam titik lainnya ada di Kota Makassar yakni di SPBU Barombong, Tanjung Bunga, Cendrawasih, Pannampu, Abdul Kadir, Dg Sirua, dan SPBU di Jl Perintis.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebelumnya merencanakan penghapusan bensin jenis premiun dan pertalite mulai tahun depan. Nantinya, masyarakat hanya akan menggunakan bensin bahan bakar minimal RON 92 atau jenis Pertamax.

Baca Juga:Berawal dari Isi Bensin, Anak Motor Berhasil Menikahi Karyawan SPBU: Cinta Bersemi di SPBU

Namun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bahwa BBM jenis RON 88 atau bensin premium tidak jadi dihapus pada tahun ini. Akan tetapi, pemerintah mengisyaratkan bahwa penggunaan bensin premium akan hilang secara alamiah.

Hal tersebut diketahui dari data Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian. Pemerintah mencatat, permintaan premium telah menurun secara tajam secara persentase.

Pada Desember 2021, permintaan premium telah mendekati 0% dibandingkan permintaan gasolin nasional. Berbanding terbalik dengan permintaan pertalite yang meningkat tajam.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga:Siswa SMA di Sulawesi Selatan Wajib Tanam Lima Pohon

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini