Soal harga tingkat pengecer mencapai Rp50 ribu, Pasmin membenarkan. “Bulan Desember itu di luar dari yang kami kelola atau pengecer sampai harganya Rp 50 ribu, itu betul dan kalau di kami harga tetap harga biasa,” tegasnya.
Harga BBM Tingkat Pengecer Tak Terkendali
Kasat Reskrim Polres Tolikara, Iptu Muhammad Rizka mengatakan, pihaknya telah memantau setiap distribusi BBM yang masuk ke Tolikara hingga tingkat masyarakat. Bahkan, Polres Tolikara akan menindak tegas jika BBM bersubsidi tidak disalurkan dengan baik.
“Tingkat pengecer, kendala kita memang kurang koordinasi dengan dinas terkait. Bahkan, awal Desember lalu kita sempat undang Disperindag terkait melambungnya harga pengecer ini tetapi tidak datang, namun yang datang pemilik APMS,” kata Rizka.
Baca Juga:Komisaris PT Pertamina Ahok Dilaporkan ke KPK, Ini Sederet Kasusnya
Ia mengaku sempat komunikasi dengan pihak Pertamina menyusul kurangnya BBM di Tolikara.
“Untuk tingkat pengecer, sebenarnya yang menentukan dari pemerintah dan diharapkan pemerintah juga benar-benar memperhatikan hal ini jangan sampai ada keresahan di masyarakat dan yang utama melindungi kepentingan umum,” tuturnya.
Warga Tuang Pakai Ember
Dalam foto yang beredar, warga terlihat antre mengisi BBM ke sepeda motor. Terlihat pengendar menuang BBM ke dalam tangki motor menggunakan ember hitam. Ember yang biasa digunakan untuk mengangkat air.
Baca Juga:Tiket MotoGP Mandalika Tembus Rp 15 Juta, Ini Cara Mendapatkan: Ada Harga Lebih Murah