Helikopter Airfast Indonesia Diduga Jatuh di Lokasi Ini

Helikopter Airfast Indonesia dengan nomor PK-ODB

Muhammad Yunus
Jum'at, 31 Desember 2021 | 09:28 WIB
Helikopter Airfast Indonesia Diduga Jatuh di Lokasi Ini
Helikopter Airfast Indonesia dengan nomor PK-ODB dilaporkan kecelakaan pada Kamis 30 Desember 2021 [KabarPapua.co]

SuaraSulsel.id - Helikopter Airfast Indonesia dengan nomor PK-ODB dilaporkan kecelakaan pada Kamis 30 Desember 2021, pukul 16.51 WIT di Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Helikopter berwarna hitam tersebut menempuh Dekai – Kali Silet – Tanah Merah. Membawa 2 orang penumpang dan dikendarai oleh Kapten Pilot Agung B dan teknisi bernama Fauzan Huda.

Helikopter dikabarkan jatuh pada koordinat 04°57.5’S 140°07.6’E. Informasi yang diterima KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, helikopter melakukan perjalanan dari Dekai, Yahukimo menuju Kali Silet dan Tanah Merah.

Pada pukul 14.01 WIT, helikopter pada posisi 04°57′ 09.16″S 140°05’54.46″E mengalami hilang kontak.

Baca Juga:Jauh Banget! Aipda Rudi Dimutasi Ke Papua Barat Usai Tolak Laporan Korban Perampokan

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Kantor Pertolongan Merauke, telah diterima sinyal distress atau pancaran sinyal marabahaya. Dipancarkan oleh sebuah pesawat berjenis helikopter dari arah Kampung Kawe di Kabupaten Boven Digoel.

Perihal serupa juga turut dilaporkan oleh Airnav Boven Digoel pada pukul 19.30 WIT.

Berdasarkan pancaran sinyal tersebut, berhasil diidentifikasi bahwa sinyal tersebut berasal dari maskapai helikopter Airfast Indonesia.

“Lokasi terakhir hilang kontak di radar Spidertrack berada di koordinat 04.57’9,16’’ S – 140.05’54,46’’ E pada pukul 16.01 WIT dengan ketinggian 1067 kaki dan kecepatan 43 Knots. kedua penumpang belum diketahui identitasnya,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan yang bertindak selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Informasi yang diterima SAR Merauke, ke-4 korban dilaporkan dalam kondisi selamat dan telah ditolong oleh warga sekitar dan saat ini berada di Kali Silet.

Baca Juga:Bertemu Pemuka Agama, Panglima TNI Bahas Perdamaian Konflik di Papua

“Seluruh korban direncanakan akan dievakuasi menuju Boven Digoel menggunakan 2 helikopter milik Asia One dan Demonim Air pada esok hari, Jumat 31 Desember 2021, sekitar pukul 05.30 WIT,” Supriyanto Ridwan menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini