Tolak Pungli, Guru di Buton Selatan Dikeroyok Preman

Mantan Kepala SMKN 1 Batauga, Buton Selatan, dikeroyok sejumlah preman

Muhammad Yunus
Kamis, 09 Desember 2021 | 16:02 WIB
Tolak Pungli, Guru di Buton Selatan Dikeroyok Preman
Abidin, mantan Kepala SMKN 1 Batauga, Buton Selatan, memakai baju hitam saat dikeroyok preman [telisik.id]

SuaraSulsel.id - Abidin, mantan Kepala SMKN 1 Batauga, Buton Selatan, dikeroyok sejumlah preman. Karena menolak memberikan uang. Saat Pelabuhan Amolengo, Desa Langgapulu, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tenggara, Abdul Halim Momo.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, pengeroyokan itu dinilai telah mencederai citra PGRI Sultra.

Pasalnya, korban Abidin adalah salah seorang guru dan mantan kepala sekolah yang pernah mengabdikan diri di Kabupaten Buton Selatan.

Baca Juga:Keji, Guru Pesantren Perkosa Santriwati: Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan

"Korban adalah mantan kepala sekolah. Saat ini beliau menjadi pengawas SMK se-Kabupaten Buton," ujarnya, Rabu (8/12/2021).

Korban Abidin juga bagian dari PGRI Busel dan saat ini berprofesi sebagai pengawas di Daerah Otonomi Baru (DOB) hasil pemekaran Kabupaten Buton tersebut.

Atas kejadian itu, Abdul Halim Momo mendesak pihak Polres Konsel dan Polda Sultra untuk segera menahan dan mengadili para pelaku.

"Itu sangat menyedihkan dan perlakuan mereka tidak manusiawi. Seharusnya polisi mengambil langkah hukum karena jejak digitalnya sangat jelas," tegasnya.

Dia menambahkan, meski keduanya sudah atur damai, polisi tidak boleh membiarkan kasus ini begitu saja. Hukum harus ditegakkan apalagi itu adalah perkara pidana. Harus ada efek jera terhadap para pelaku agar kasus serupa tak terulang lagi.

Baca Juga:5 Poin Ridwan Kamil soal Guru Perkosa Belasan Santriwati: Semoga Dihukum Seberat-beratnya

"Kami sedang menunggu hasil koordinasi PGRI Busel dengan korban. Kami di provinsi menunggu info lanjutan dan akan segera memproses kasus ini sampai tuntas," bebernya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini