Momen menarik terlihat pada sesi talkshow yang menghadirkan Bupati Pinrang dan Kadis DPTPSP Sulsel, yang diwakilkan kepada sekretaris dinas dan dipandu Kamaruddin Azis dari Yayasan COMMIT.
Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mengutarakan, setiap potensi yang dimiliki Pinrang sangat luar biasa besar. Meliputi pertanian, perkebunan, hingga peternakan.
“Untuk setiap investasi yang akan dilakukan akan diberikan kemudahan. Tanpa ada hambatan. Asal sesuai dengan regulasi atau paket kebijakan yang telah ada,” ucapnya.
Bupati dengan tegas menyebut bahwa Pemerintah Pinrang siap menjamin pelaku usaha yang akan berinvestasi di Pinrang dengan kemudahan perizinan. Hingga memberi data dan informasi yang dibutuhkan.
Baca Juga:Anak SMP Dipaksa Menikah Dengan Pria di Pinrang Alami Tekanan Psikologis
“Kami juga memberi dukungan UMKM, untuk kaum muda tumbuh. Kami memberi jaminan ke perbankan,” katanya.
Terkait jaminan UMKM untuk tumbuh, jaminan yang dimaksud Irwan adalah penjelasan ke perbankan bahwa pengusul UMKM yang membutuhkan biaya permodalan sebagai ‘dikenal dan layak dibantu’.
“Jadi bukan membayarkan pinjamannya tetapi memastikan bahwa pengusul bantuan dikenal oleh Pemda,” jelasnya.
Irwan menyebut atas fasilitasi DPMPTSP Pinrang, tiga komoditi yang difasilitasi oleh UMKM tersebut telah berhasil mengirim atau mengekspor produk olahan seperti kemiri, keripik pisang, dan kopi Lembang ke Hongkong. Sebagaimana telah dihadirkan pada pameran mini di ajang PIF 2021 ini.
Terpisah, terkait kemudahan investasi itu, Kadis DPMPTSP Pinrang menyebut bahwa sejak tahun 2017 pihaknya sudah menyiapkan serangkaian kebijakan investasi.
Baca Juga:Viral Perempuan Lamar Pria Mahar Rp500 Juta, MUI: Tidak Boleh
“Kita ada Perda Penanaman Modal Daerah yang di dalamnya diatur mengenai pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal kepada pelaku usaha. Lalu ada PAKSI atau Paket Kebijakan Investasi. Satu kebijakan yang memudahkan dan memanjakan para investor dan calon investor untuk segera menanam modal di Pinrang,” paparnya.