alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seleksi CPNS Kementerian Agama, Bagaimana Nasib Peserta Bukan Anggota NU ?

Muhammad Yunus Senin, 25 Oktober 2021 | 18:10 WIB

Seleksi CPNS Kementerian Agama, Bagaimana Nasib Peserta Bukan Anggota NU ?
Seleksi CPNS Kementerian Agama RI di Sulawesi Selatan, Senin 25 Oktober 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Pernyataan Menteri Agama Republik Indonesia mengundang kontroversi

SuaraSulsel.id - Pernyataan Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Quomas terkait Kementerian Agama adalah hadiah untuk Nahdalatul Ulama atau NU mengundang kontroversi di masyarakat.

Salah satunya dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama di Sulawesi Selatan yang digelar hari ini.

Dengan adanya pernyataan menteri tersebut, apakah peserta CPNS Kementerian Agama yang berhak lulus hanya dari Anggota NU ? Bagaimana dengan peserta yang bukan Anggota NU?

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Khaeroni, tidak menjawab tegas.

Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Menag Yaqut, Jusuf Kalla: Kemenag Bukan Hadiah

Saat ditanyakan terkait apakah peserta yang ikut seleksi CPNS Kementerian Agama nantinya yang lolos hanya dari anggota Nahdlatul Ulama (NU) saja. Khaeroni mengaku semuanya masih dibahas bersama dengan internal NU.

"Intinya Menteri Agama sedang bicara dengan internal teman-teman NU. Itu aja," katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Khaeroni, mengungkapkan apa yang disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas terkait Kemenag adalah hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama sesungguhnya hanya sebagai pemantik saja.

"Apa yang disampaikan Menteri Agama sesungguhnya sedang dibicarakan dengan internal NU. Dan itu konteksnya untuk memantik semangat dan memotivasi orang-orang NU agar lebih semangat dalam memberikan layanan kepada masyarakat secara luas. Itu saja sih," kata Khaeroni kepada SuaraSulsel.id, Senin 25 Oktober 2021.

Menurut Khaeroni, Kemenag tetap akan memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Sehingga, Kemenag tidak akan mendiskriminasikan kelompok atau golongan manapun dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga: Ngamuk Gegara Ucapan Kemenag Hadiah untuk NU, Gus Yaqut: Itu Internal, Apa Salahnya?

"Kemenag memberikan layanan untuk seluruh masyarakat yang ada di Indonesia," jelas Khaeroni.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait