alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Karyawan PDAM Meninggal Tersedot Air, Kaki Masuk Dalam Pipa

Muhammad Yunus Senin, 25 Oktober 2021 | 08:31 WIB

Karyawan PDAM Meninggal Tersedot Air, Kaki Masuk Dalam Pipa
Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tampanama, Kabupaten Kolaka Utara ditemukan meninggal dunia. Korban bernama Mursalin (45 tahun) [Telisik.id]

Korban meninggal akibat tersedot ke dalam terminal air

SuaraSulsel.id - Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tampanama, Kabupaten Kolaka Utara ditemukan meninggal dunia. Korban bernama Mursalin (45 tahun).

Korban meninggal akibat tersedot ke dalam terminal air atau imtake PDAM yang terletak di Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, menurut saksi mata yang juga teman korban, Muhammad Ashadullah, peristiwa naas tersebut bermula saat dirinya bersama korban bertugas membersihkan dua terminal air (imtake) PDAM Tampanama Kolut yang jaraknya terpisah.

"Setelah saya selesai membersihkan terminal air pertama, saya lanjut naik untuk membantu korban membersihkan terminal air kedua," kata Ashadullah, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga: Pembangunan Jembatan Lanrange, Plt Gubernur Sulsel: Bisa Tingkatkan Ekonomi Warga

Saat tiba di imtake kedua sekitar pukul 11.20 Wita, ia melihat rekan kerjanya dalam imtake dengan posisi kaki bagian kanan tersedot ke dalam pipa air.

"Melihat peristiwa tersebut, saya bergegas masuk ke dalam terminal air untuk memastikan kondisi teman saya dan saat itu ia sudah meninggal," terangnya.

Kata Ashadullah, dia sempat berupaya mengeluarkan jasat korban, namun usahanya gagal dan bergegas ke perkampungan meminta bantuan warga.

“Atas bantu warga setempat, korban berhasil dikeluarkan dari imtake dan langsung dibawah ke RSUD Djafar Harun sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka di jalan Poros Trans Sulawesi, Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua," bebernya.

Sementara itu, menurut pengakuan adik korban, Mukhlis (42), peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja dan pihak keluarga telah mengikhlaskan serta menerima kejadian naas yang menimpa kakaknya dengan lapang dada.

Baca Juga: Terbaru! Surat Edaran Plt Gubernur Sulsel: 17 Daerah Level 3 PPKM

Kami dari pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergiannya. Kami pikir ini merupakkan kecelakan kerja," tukasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait