Pemkot Palu Maksimalkan Vaksinasi Covid-19 Kepada Lansia

Menggenjot layanan vaksinasi kepada warga lanjut usia

Muhammad Yunus
Selasa, 21 September 2021 | 15:23 WIB
Pemkot Palu Maksimalkan Vaksinasi Covid-19 Kepada Lansia
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil. [FOTO: Rizki Alfian/ TIMES Indonesia]

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus menggenjot layanan vaksinasi kepada warga lanjut usia atau lansia. Dalam rangka mengejar target capaian vaksinasi di daerah itu.

"Dalam upaya memasifkan kegiatan vaksinasi perlu kerja sama lintas sektor untuk mengedukasi dan mengajak warga ikut berpartisipasi dalam program ini supaya cepat terwujud herd immunity atau kekebalan kelompok," kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Selasa 21 September 2021.

Ia mengatakan, vaksinasi kepada lansia perlu instrumen khusus. Misalnya menggunakan Program Keluarga Harapan (PKH), hal ini dimaksudkan untuk membangun kesadaran warga agar ikut menyukseskan program pemerintah dalam rangka mencegah dan mengendalikan penyebaran COVID-19.

"Misalnya, warga penerima manfaat PKH belum melakukan vaksinasi untuk sementara ditunda dulu penyaluran bantuannya, penyaluran baru bisa di lakukan setelah mereka melakukan vaksin, hal ini sebagai bentuk penekanan agar mereka mau berpartisipasi," ujar dia.

Ia mengatakan paling tidak, vaksinasi terhadap lansia bisa mencapai angka 48 persen untuk menopang angka vaksinasi warga usia produktif. Supaya realisasi capaian target Kota Palu bisa terwujud secepatnya.

Ia juga meminta tim di lapangan agar mendata lansia yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta supaya terpetakan jumlah mereka yang bertujuan untuk pemilihan dosis vaksin diberikan. Hal itu pun jika memenuhi syarat setelah menjalani serangkaian tes kesehatan oleh dokter.

"Dosis Sinovac tidak boleh diberikan kepada orang yang memiliki komorbid, sedangkan dosis Moderna bisa diberikan kepada warga memiliki penyakit penyerta jika memenuhi syarat setelah pemeriksaan kesehatan," kata Hadianto.

Jika memang lansia memiliki komorbid tidak dapat di vaksin, katanya, sebaiknya dikeluarkan dalam data, agar tidak menjadi beban dan berpengaruh terhadap jumlah.

Ia mengimbau warga memanfaatkan layanan kesehatan yang difasilitasi pemerintah tanpa dipungut biaya sekaligus menekan risiko penularan COVID-19.

"Kegiatan vaksinasi dapat diakses melalui puskesmas setempat ataupun pihak lain yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi masal di tempat tertentu," demikian Hadianto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini