"Saya baru tahu ternyata identitasnya palsu, tidak sesuai nama di KTP. Kami kenal nama Puput, tapi ternyata namanya Lisda. Kerugian saya sudah Rp39,7 jutaan. Anggotanya banyak ada 200 lebih, paling banyak dari luar Sulawesi, kalau dari Papua itu sudah investasi Rp180 jutaan," beber dia.
Pelaku mengiming-imingi keuntungan besar kepada calon korban agar ikut arisan. Hingga investasi dengan janji diberi keuntungan antara Rp1 juta sampai Rp1,5 juta dalam lima hari. Belakangan banyak korban yang dananya tidak kembali.
"Sudah banyak korban melaporkan kejadian penipuan ini, kurang lebih 100 orang. Untuk kerugian diperkirakan lebih dari Rp100 jutaan. Nama terlapor sebagai owner (pemilik) arisan dan investasi itu Lisda alias Puput," ungkap Risal. (Antara)
Baca Juga:Video Detik-detik Penangkapan Terduga Pencuri di Balai Kota Makassar