Umur 14 Tahun, Anak Keturunan Indonesia Jadi Mahasiswa Termuda di Kampus Amerika

Anak dari pasangan warga asal Surabaya, Jawa Timur ini sudah masuk kuliah pada umur 14 tahun

Muhammad Yunus
Minggu, 15 Agustus 2021 | 16:42 WIB
Umur 14 Tahun, Anak Keturunan Indonesia Jadi Mahasiswa Termuda di Kampus Amerika
David Purnomo (14), warga keturunan Indonesia di Seattle, Amerika Serikat. Menjadi mahasiswa termuda di kampus [VOA]

SuaraSulsel.id - Jika kebanyakan mahasiswa memiliki umur 18 hingga 24 tahun, hal berbeda ditempuh David Purnomo. Anak dari pasangan warga asal Surabaya, Jawa Timur ini sudah masuk kuliah pada umur 14 tahun.

David Purnomo (14), warga keturunan Indonesia di Seattle, Amerika Serikat. Akan mulai kuliha di perguruan tinggi mulai September tahun ini. David akan menjadi murid termuda di kampus.

"Saya belum tentukan jurusan, tapi saya rencananya ambil neuroscience (ilmu saraf)," kata David kepada VOA.

David terpilih masuk kuliah di University of Washington (UW) di kota Seattle, Amerika Serikat lewat program Early Entrance UW Academy lewat Robinson Center of Young Scholars.

Baca Juga:Cek Fakta: Benarkah Skenario Pandemi Covid-19 telah Direncanakan Sejak 2010?

Di usia 14 tahun, David akan menjadi seorang freshman atau mahasiswa baru. Sementara rata-rata usia freshman di AS adalah 18 tahun.

"Tentunya ini jadi tantangan, tapi saya rasa saya siap," kata David.

"Sangat menarik bisa lihat hal-hal baru yang bisa saya pelajari, dan kuliah lebih interaktif dibandingkan SMA."

David mengaku sudah terbiasa punya teman-teman sekelas yang lebih tua darinya.

"Saya pernah lompat kelas dan mulai sekolah dasar lebih awal, jadi saya selalu jadi salah satu yang termuda di kelas," jelas David.

Baca Juga:Viral! Momen Seru Prajurit TNI Pamer Otot Bersama Tentara Amerika

"Saya sudah biasa dan bisa berteman dengan teman-teman sekelas, jadi saya rasa (kuliah dengan mahasiswa yang lebih tua) nggak bakal jadi masalah besar," tambahnya.

Kemampuan akademis putra dari Li Li Novita Purnomo dan Hadi Waskito Purnomo yang berasal dari Surabaya ini sudah terlihat dari kecil.

"(Dari kecil) dia itu ada kayak kemauan sendiri untuk bisa cepat baca, bisa cepat tulis. Kita nggak push sama sekali," kata Li Li kepada VOA.

Li Li juga bercerita David dapat tawaran untuk loncat ke kelas 4 SD saat duduk di kelas 2 SD, bahkan sempat ditanya apakah ingin lompat kelas lagi.

"Tapi saya sama suami mikir, ini anak memang academically advanced, tapi saya pikir ini mungkin tidak baik untuk interaksi sosialnya," kata Lili.

"Waktu itu ya mungkin umur 7 tahun atau lebih muda, jadi kita bilang, 'Nggak deh, tetap di kelas itu saja.'"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini