alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketika Dua Sahabat Berkompetisi Berebut Medali Emas Olimpiade Tokyo

Muhammad Yunus Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Ketika Dua Sahabat Berkompetisi Berebut Medali Emas Olimpiade Tokyo
Skateboarder putri Amerika Serikat Brighton Zeuner [Antara]

Skateboard akan memulai kompetisinya Rabu 4 Agustus

SuaraSulsel.id - Skateboard akan memulai kompetisinya Rabu 4 Agustus ini dengan melombakan nomor park putri sampai perebutan medali emas di Ariake Urban Sports Park, Tokyo, di mana dua remaja putri bersahabat baik akan berebut medali.

Bryce Wettstein yang berusia 16 tahun dan Brighton Zeuner yang berumur 17 tahun, keduanya mewakili Amerika Serikat, adalah lawan sekaligus sahabat dan mereka akan sama-sama memburu medali emas ketiga dari skateboard.

Mengenai skateboard sendiri, kepada Olympics.com, Bryce Wettstein yang warga Encinitas di California, berkata, "saya kira skateboard sejalan dengan indahnya membuka kreativitas di mana pun Anda berada.

Wettstein berusaha menggabungkan kalimat yang sesuai dengan kebutuhan pemikiran tertentu dan gadis berusia 16 tahun yang tertarik kepada banyak hal, mulai dari olahraga, musik, sampai puisi.

Baca Juga: Rekap Perolehan Medali Olimpiade Tokyo Hari ke-12, 3 Agustus 2021

Sahabatnya, Brighton Zeuner, adalah salah satu dari mereka yang paling sering mendorong Wettstein dan entah bagaimana kedua remaja bersahabat yang mewakili AS ini datang ke Tokyo sebagai sesama Olimpian yang mencampurbaurkan rekan satu tim dengan sekaligus lawan di arena skateboard.

“Setiap hari kami berseluncur bersama,” kata Zeuner yang berusia 17 tahun tentang menjadi sahabatnya Wettstein.

"Kami tidak berniat mengikuti Olimpiade ketika kami pertama kali bermain skateboard. Jadi saya kira ini sungguh keren. Bryce dan saya pasti dapat menghubungkan banyak hal dengan perjuangan dan hal-hal baik tentang bersaing dalam skateboard," sambung Zeuner seperti ditulis laman Olympics.com.

Zeuner memang mengakui ada persaingan sehat di antara mereka berdua, antara sahabat dan lawan, tapi dia menyatakan, "tidak satu pun dari kami mau benar-benar mengakui persaingan sehat itu."

Dalam nomor park, skateboarder harus menaklukkan serangkaian tantangan termasuk gundukan beton. Sulit untuk ditaklukkan tapi setiap skateboarder selalu memiki caranya sendiri untuk menaklukkannya.

Baca Juga: Pegadaian Guyur Peraih Medali Olimpiade Tokyo dengan 3 Kg Tabungan Emas

“Gaya setiap orang itu berbeda, seperti sidik jarinya,” kata Wettstein. "Setiap orang itu istimewa. Begitu itu keluar maka sungguh ajaib dan indah."

Baca Juga

Berita Terkait