Kisah Pilu Rahmat Erwin Abdullah, Atlet Angkat Besi Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo

Rahmat Erwin Abdullah sukses menyumbang medali perunggu untuk Indonesia

Muhammad Yunus
Kamis, 29 Juli 2021 | 13:27 WIB
Kisah Pilu Rahmat Erwin Abdullah, Atlet Angkat Besi Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo
Rahmat Erwin Abdullah raih perunggu. (Reuters / Edgard Garrido)
Ami menceritakan perjuangan putranya Rahmat Erwin sukses di olimpiade Tokyo 2021 [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]
Ami menceritakan perjuangan putranya Rahmat Erwin sukses di olimpiade Tokyo 2021 [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

Dibalik Kesuksesan Rahmat

Namun, di balik semua keberhasilan itu, ternyata perjuangan Rahmat untuk berlatih cukup menyedihkan. Tak ada tempat dan peralatan yang memadai.

Sang ayah, Erwin Abdullah mengaku, dulu Rahmat berlatih di bawah balkon Stadion Mattoanging. Jika diingat-ingat kembali, sangat memilukan.

Mereka selalu latihan tanpa penerangan. Kadang juga menggunakan lampu pijar.

Baca Juga:Lagi-lagi Dari Cabang Angkat Besi, Erwin Sumbangkan Medali Perunggu

"Kita tidak mendapatkan penerangan lampu sama sekali. Ini yang sangat sedih kalau diingat kembali," ujar Erwin yang juga mantan atlet angkat besi itu.

Lebih sedihnya lagi, Rahmat kini tak lagi punya tempat untuk latihan di Makassar. Stadion Mattoanging sudah dirobohkan dan masih dalam proses pembangunan.

Erwin berharap hal tersebut bisa jadi perhatian pemerintah setempat. Sebab percuma berprestasi jika tidak didukung fasilitas olahraga yang memadai.

Sementara, jadwal latihan angkat besi itu setiap saat. Tidak seperti cabang olahraga lainnya.

Erwin mengaku sudah melatih Rahmat untuk angkat besi sejak masih SMP. Ia kerap melihat anaknya squat jump secara sembunyi di kamarnya.

Baca Juga:Merah Putih Berkibar Lagi di Olimpiade Tokyo, Indonesia Tambah Perunggu dari Angkat Besi

Dari situ Erwin mulai konsentrasi untuk mendidik Rahmat. Mengikuti jejaknya dan sang istri, menjadi atlet angkat besi profesional.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini