Tahun-tahun terakhir ini, Westergaard dijaga pengawal pribadi di lokasi yang dirahasiakan. Saat berbincang kepada kantor berita Reuters 2008 silam, Westergaard mengaku tidak menyesal telah membuat kartun tersebut.
Ia mengatakan penggambaran Nabi Muhammad telah menghasilkan diskusi ‘penting’ mengenai posisi Islam di negara-negara Barat dengan nilai-nilai sekuler.
“Saya akan melakukan ini dengan cara yang sama (lagi), karena menurut saya krisis kartun ini adalah katalis yang mengintensifkan adaptasi Islam,” imbuhnya pada waktu itu.
Ia juga bilang, “Kita berdiskusi tentang dua budaya, dua kepercayaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dan ini adalah penting.”
Baca Juga:Pidato Berapi-api, Anggota Parlemen Inggris Ini Bela Nabi Muhammad