alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ratusan Anak Sulawesi Selatan Keracunan Makanan, Ini Penyebabnya

Muhammad Yunus Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:45 WIB

Ratusan Anak Sulawesi Selatan Keracunan Makanan, Ini Penyebabnya
Ilustrasi : 7 dari 10 Anak Sekolah Tak Mendapat Sarapan Bergizi. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

BPOM Makassar mencatat ratusan kasus keracunan makanan di Sulawesi Selatan

Hardingsih menuturkan, untuk tahap awal, lomba sosialisasi keamanan pangan via tiktok akan menyasar ribuan pelajar SMP di Sulsel.

"Anak SMP dulu, kita menganggap anak usia sekolah itu generasi emas. Memang kalau dari sisi keamanan pangan, dari data 2019 itu kan ada banyak karacunan pangan utamanya pada anak usia 9-15 tahun," sebutnya

Sebagai informasi, berdasarkan data BPOM RI pada 2019, terjadi 20 juta kasus keracunan pangan per tahun di Indonesia. Hingga kini, BPOM RI terus memberikan pendampingan kepada para penjaja makanan pinggir jalan atau street food.

Pendampingan ini dilakukan sebagai upaya memberdayakan para pedagang street food agar bisa menghasilkan produk pangan yang berkualitas baik serta bernutrisi.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Izinkan Warga Salat Idul Adha di Lapangan, Ini Syaratnya

Aspek keamanan pangan yang berasal dari makanan pinggir jalan ini perlu mendapatkan perhatian lebih lantaran dikonsumsi cukup tinggi oleh masyarakat. Khususnya anak-anak sekolah.

Terkait hal itu pula, Hardiningsih meminta dukungan Pemprov Sulsel serta Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memperkuat pengawasan keamanan dalam proses distribusi pangan. Mulai dari pertanian atau perkebungan hingga sampai ke meja makan.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait