alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Israel Akan Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina

Muhammad Yunus Jum'at, 18 Juni 2021 | 20:48 WIB

Israel Akan Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Palestina
Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett. Sebelum terjun ke politik ia dikenal piawai berkiprah di dunia startup teknologi. [AFP/Gil Cohen-Magen]

Israel akan mengirim sedikitnya 1 juta dosis vaksin COVID-19 ke Otoritas Palestina

SuaraSulsel.id - Israel akan mengirim sedikitnya 1 juta dosis vaksin COVID-19 ke Otoritas Palestina (PA) di bawah kesepakatan berbagi suntikan. Dalam mendorong kampanye vaksinasi Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki.

Di bawah ketentuan kesepakatan, yang diumumkan oleh kantor Perdana Menteri Israel yang baru, Naftali Bennett, PA setuju untuk memberi Israel sejumlah dosis vaksin timbal balik dari salah satu pengirimannya sendiri yang akan tiba akhir tahun ini.

Kesepakatan vaksin adalah salah satu langkah kebijakan awal terhadap Palestina oleh Bennett sejak dia dilantik pada Minggu (13/6), menggantikan mantan pemimpin Benjamin Netanyahu.

"Israel akan mentransfer ke Otoritas Palestina 1 sampai 1,4 juta dosis vaksin Pfizer," kata pernyataan bersama dari kantor Bennett serta Kementerian Kesehatan dan Pertahanan Israel pada Jumat 18 Juni 2021.

Baca Juga: Sebut Varian Baru Corona Mungkin Hilangkan Efek Vaksin, Ini Jawaban Dokter Paru

Masih mengacu ke pernyataan tersebut, dosis vaksin Pfizer-BioNTech yang dialokasikan akan segera kedaluwarsa. Karena itu disetujui untuk dikirim ke Palestina.

Selain itu, Israel menyatakan bahwa stok vaksin yang dimiliki negara itu cukup untuk "memenuhi kebutuhannya hari ini".

Sebuah sumber di kementerian kesehatan PA mengonfirmasi kesepakatan itu dan mengatakan Palestina berharap menerima pengiriman dosis Pfizer pada Agustus atau September.

Sementara Israel menyatakan akan menerima dosis timbal balik dari PA pada September atau Oktober.

Tidak ada pihak yang mengatakan kapan transfer awal vaksin dari Israel ke PA akan dilakukan.

Baca Juga: Datang Telat Main Serobot, Vaksinasi Guru di Batam Hampir Ricuh

Israel, yang memimpin dunia dengan peluncuran vaksinnya yang cepat, telah menghadapi kritik karena tidak berbuat lebih banyak untuk memastikan akses vaksin bagi Palestina di wilayah yang direbutnya dalam perang 1967.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait