alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wakil Bupati Sangihe Meninggal di Pesawat, Ini Penjelasan Resmi Lion Air

Muhammad Yunus Kamis, 10 Juni 2021 | 16:28 WIB

Wakil Bupati Sangihe Meninggal di Pesawat, Ini Penjelasan Resmi Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air / [SuaraSulsel.id / Antara]

Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong meninggal dunia dalam pesawat Lion Air

Dalam situasi seperti itu, guna memberikan pelayanan terbaik, pilot setelah koordinasi dengan awak kabin memutuskan untuk mengarahkan penerbangan ke bandar udara terdekat.

Saat itu adalah Bandar Udara Internasional Hasanuddin (sebagai bandar udara tujuan) dan menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara dan petugas darat (ground operation control), dalam penerbangan terdapat satu penumpang yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Pukul 16.10 WITA, petugas layanan darat (ground handling) Lion Air di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin menghubungi tim medis di bandar udara.

Pesawat mendarat pada 16.17 WITA, ketika posisi pesawat sudah sempurna dan berada di landasan parkir (apron) tim medis bersama petugas Lion Air melakukan penanganan dan penjemputan dari pintu pesawat bagian belakang, kemudian dilakukan pemeriksaan dan pertolongan.

Baca Juga: Waduh, 52 Santri Kalbar Gagal Terbang ke Pesantren di Jatim

"Lion Air mendapatkan informasi dari pihak tim medis, bahwa penumpang inisial HH meninggal dunia," ungkap Danang dalam rilis resminya, Rabu 9 Juni 2021.

Atas nama manajemen dan seluruh karyawan Lion Air mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya penumpang HH.

Lion Air juga menyampaikan terima kasih atas koordinasi awak pesawat, tenaga medis, pengelola bandar udara, petugas lalu lintas udara serta pihak lainnya dalam penanganan satu penumpang JT-740.

Petugas Lion Air bersama pendamping membantu proses pengurusan jenazah Helmud Hontong di rumah sakit.

Awak Kabin Terlatih

Danang mengklaim, awak kabin (pramugari dan pramugara) Lion Air sudah dibekali kemampuan (keterampilan) melalui pendidikan dan pelatihan dalam menjalankan profesinya guna menjaga penumpang agar tetap aman dan memastikan semua aktivitas berjalan menurut SOP.

Baca Juga: Kemenhub Izinkan Lion Air Rute Wuhan-Jakarta, Mardani: Tidak Ada Empati

Setiap awak kabin dilatih secara terampil mampu menangani berbagai keadaan darurat, seperti asap, penanganan barang berbahaya, ancaman bom, insiden medis yang tak terduga (penumpang sakit atau melahirkan).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait