Asap tembakau mengandung ratusan racun, sedangkan merokok menyempitkan pembuluh darah serta menurunkan sirkulasi oksigen dan nutrisi ke kulit.
Pada sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Plastic and Reconstructive Surgery, para peneliti membandingkan fitur wajah dari 79 pasangan kembar. Peneliti menemukan bahwa mereka yang merokok mempunyai lebih banyak kantong bawah mata, kerutan bibir dan rahang.
Tidak Mengenakan Tabir Surya

Seiring waktu, paparan sinar UV bisa merusak kulit dan menyebabkan perubahan jangka panjang. Perubahan ini termasuk photoaging (penuaan dini pada kulit karena paparan sinar matahari).
Baca Juga:Tanda-Tanda Penuaan Bikin Perempuan Tak Nyaman, Ini Solusinya!
Dalam photoaging, kulit mengembangkan kerutan dan garis-garis halus karena perubahan kolagen dari lapisan dalam kulit yang disebut dermis. Demi menghindarinya, kenakan tabir surya minimal SPF 30 dengan spektrum perlindungan yang luas terhadap sinar UVA dan UVB.
Makan Terlalu Banyak Gula
Kolagen dan elastin merupakan dua senyawa di dalam kulit yang membuatnya tetap kencang dan awet muda. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Dermatology, saat kadar glukosa dan fruktosa yang tinggi dikonsumsi, mereka terkait dengan asam amino dalam kolagen dan elastin, merusaknya serta menghambat proses perbaikan alami tubuh.