Viral Tanaman Porang, Pendapatan Petani Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Sekali panen, petani bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah

Muhammad Yunus
Selasa, 20 April 2021 | 13:00 WIB
Viral Tanaman Porang, Pendapatan Petani Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Umbi dari tanaman porang yang dapat diolah menjadi shirataki (Suara.com/Risna Halidi)

SuaraSulsel.id - Tanaman Porang ramai diperbincangan masyarakat. Pasalnya, sekali panen, petani bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Mengutip KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, berdasarkan data Badan Karantina Pertanian, pada semester pertama 2021, ekspor porang Indonesia mencapai angka 14,8 ribu ton.

Angka ini melampaui jumlah ekspor semester pertama pada 2019 dengan jumlah 5,7 ribu ton, kenaikan ini menunjukkan aktivitas ekspor sebanyak 160 persen.

Dilansir dari berbagai sumber, tanaman bernama latin Amorphophallus Muelleri ini merupakan tanaman penghasil umbi yang dapat dimakan. Tumbuhan ini memiliki batang yang lunak dengan bentuk daun yang bercabag-cabang.

Baca Juga:Budidaya Tanaman Porang Sedang Tren, Anda Mau Coba?

Umbi tanaman porang tunggal tidak beranak-anak, dengan warna umbi kuning cerah. Satu umbi tanaman porang bisa mencapai berat hingga 5 kg.

Umumnya tanaman ini mudah ditemukan tumbuh secara liar di pinggir hutan jati, di bawah rumpun bambu, di tepi-tepi sungai, di semak belukar, dan di bawah aneka ragam naungan. Namun saat ini banyak masyarakat yang telah membudidayakan tanaman ini.

Karena kandungan glukomannan pada umbinya, porang banyak dimanfaatkan di bidang industri dan kesehatan. Tepung porang dapat digunakan sebagai bahan lem, agar-agar, mi, tahu, kosmetik, dan roti.

Tepung porang juga bermanfaat menekan peningkatan kadar glukosa darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah, oleh karena itu beberapa industri juga mengahdirkan produk beras porang.

Namun dibalik manfaatnya, pemanfaatan umbi porang harus diolah dengan cara khusus. Pasalnya dalam umbi porang, juga mengandung kalsium oksalat yang cukup tinggi yaitu sekitar 0,19 persen yang dapat mengakibatkan rasa gatal bila terkena kulit manusia, apalagi jika dikonsumsi.

Baca Juga:Tanaman Porang: Cara Menanam, Jenis, Manfaat dan Harganya

Jika diolah dengan cara yang tidak benar, umbi porang dapat menyebabkan rasa gatal pada lidah, iritasi hingga penumpukan di ginjal.

Oleh karena itu, jika ingin turut membudidayakan tanaman porang ada baiknya kamu membaca beberapa referensi yah terkait pegolahan yang benar dan perawatan tanaman ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini