Densus Obok-obok Pesantren, MUI Ingatkan Tak Kaitkan Terorisme dengan Islam

Tim Densus 88 Antiteror terus memburu terduga terorisme di sejumlah daerah di Indonesia setelah peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Muhammad Taufiq
Minggu, 04 April 2021 | 09:42 WIB
Densus Obok-obok Pesantren, MUI Ingatkan Tak Kaitkan Terorisme dengan Islam
Ilustrasi Densus 88 (Polri..go.id)

SuaraSulsel.id - Tim Densus 88 Antiteror terus memburu terduga terorisme di sejumlah daerah di Indonesia setelah peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Kemarin misalnya, Tim Densus menggeledah ruangan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnul Qoyyim Dusun Gandu, Sendangtirto, Berbah, Sleman. Terkait penggeledahan itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali mengingatkan agar peristiwa itu jangan dikaitkan dengan agama.

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, mengatakan akan semakin rumit menyelesaikan persoalan terorisme kalau dikatkan dengan agama.

"Tindakan terorisme tidak ada hubungannnya dengan ajaran agama manapun. Jika menuduh kelompok agama tertentu akan semakin rumit menyelesaikan masalah terorisme," ujar Amirsyah dikutip dari makassarterkini.id, jejaring media suara.com, Minggu (04/04/2021).

Baca Juga:Terduga Teroris Bekasi Ingin Bom Pom Bensin Tuntut Habib Rizieq Bebas

Oleh karena itu, kata dia, yang menjadi masalah adalah kompleksnya persoalan terorisme baik di Indonesia maupun di dunia internasional.

Sekadar contoh terorisme dengan penembakan massal yang terjadi di El Paso, Texas, pada Minggu lalu diselidiki sebagai kasus serangan teroris domestik oleh para pejabat federal Amerika.

"Serangan yang menewaskan 22 orang itu telah memperbarui perdebatan tentang bagaimana melawan teroris domestik di Amerika," katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Amirsyah kemudian meminta kepada semua pihak untuk tidak menyederhanakan masalah terorisme di Indonesia hanya melalui atributnya saja. Amirsyah pun meminta tak ada tudingan yang mengaitkan orang yang cara berpakaian tertentu dengan kelompok terorisme.

"Dengan kasus ini jangan menyederhanakan masalah penanganan terorisme di Indonesia hanya dengan menuduh pakai cadar, celana cingkrang, jenggot, ini justru memperkeruh masalah. Lagi-lagi ini tuduhan yang tak berdasar. Oleh sebab itu semua pihak di masyarakat jangan terkecoh melihat masalah terorisme di permukaan saja," ujarnya.

Baca Juga:Target Operasi Terduga Teroris Bekasi Terbongkar

Menurut Amirsyah, penanganan terorisme harus dilakukan secara komperhensif. Pada kesempatan yang sama, Amirsyah meminta aksi teror yang belakangan marak terjadi untuk segera diakhiri.

"Oleh sebab itu masalah terorisme membutuhkan penanganan yang komprehensif dan integral serta ekstra hati-hati, baik ekstremisme kiri dalam bentuk liberalisme-sekularisme maupun kanan dalam bentuk menyalahgunakan agama untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu," katanya.

Ia melanjutkan, "Oleh sebab itu munculnya kelompok yang akan menebarkan ketakutan seperti gerakan terorisme akhir-akhir ini harus segera diakhiri," katanya lagi.

Dia meminta penanganan terorisme tak hanya dilakukan dengan pendekatan penindakan hukum. Dia meminta ada pendekatan soft approach yang melakukan pembinaan dari hulu hingga hilir terhadap terduga teroris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini