Surat Wasiat Bomber Gereja Makassar : Ingin Masuk Surga Bersama Umi

Polisi menemukan surat wasiat bomber di Gereja Katedral Kota Makassar

Muhammad Yunus
Selasa, 30 Maret 2021 | 13:35 WIB
Surat Wasiat Bomber Gereja Makassar : Ingin Masuk Surga Bersama Umi
Diduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar (istimewa)

Satu ji pesanku buat kita ummy, berhenti ambil uang bank karena uang bank itu riba dan tidak diberkahi oleh Allah.

Ini ada uang simpananku 2.350.000 untuk bayar pinjaman di bank dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundrynya Mus. 500.000/bulan na kontrakan ambil Meri tiap bulan, simpanki untuk bayar pinjaman.

Pitto, minta maafka kalau ada salahku dek, baik itu lisanku maupun perbuatanku dulu. Satu pesanku untuk kau dek, jaga ummy baek-baek.

Kau mami bisa jaga ummy dan jangan juga malas-malasan sholat dan jangan bergaul-gaul, fokus saja bantu ummy.

Baca Juga:Isi Wasiat Pelaku Bom di Makassar: Minta Keluarga Bayar Tunggakan di Bank

Istiqomahki semua di jalan ini nah ummy, Pitto dan keluargaku yang saya cintai karena Allah.

Semoga Allah kumpulkanki di surga dan semua sodarahnya (saudara) dan keluarga bapakku.

Muh. Lukman Alfariz

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini