alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Makassar Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal dan ISPA

Muhammad Yunus Kamis, 11 Maret 2021 | 13:30 WIB

Warga Makassar Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal dan ISPA
Banjir di Perumnas Antang Blok 10 Kecamatan Manggala Kota Makassar, Kamis 11 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Muhammad Aidil]

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menurunkan tim ke lokasi banjir

SuaraSulsel.id - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menurunkan tim bersama Komunitas Andalan Sulsel meninjau pelayanan kesehatan terhadap warga di sejumlah titik pengungsian di Kota Makassar.

Lokasi pertama posko pengungsian di Masjid Grand Rahmani, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.

Pengungsi dari Kompleks Kodam 3 berjumlah 32 kepala keluarga atau 132 jiwa. 6 orang bayi dan 3 orang lansia.

Ada juga pengungsi dari Kompleks Buka Mata dengan 4 KK atau 21 jiwa, termasuk seorang balita.

Baca Juga: Warga Gowa Terdampak Banjir Mengungsi ke Masjid

Berpindah ke lokasi pengungsian kedua, di sana Tim Plt Gubernur Sulsel, Andalan Sulsel Peduli dan Dinkes menuju di Masjid Jabal Nur di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala.

Di pengungsian ini, sebanyak 51 KK atau 195 jiwa, yang diantaranya ada 5 ibu hamil, 19 balita dan 3 bayi.

Sekretaris Dinkes Sulsel Bachtiar Baso yang ikut ke lokasi menyampaikan, pengungsi memiliki keluhan gatal-gatal dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA.

"Kami juga mencatat kebutuhan para pengungsi dan akan segera membawakan bantuan," ujar Bachtiar Baso.

Tim Dinas Kesehatan akan melanjutkan peninjauan di lokasi pengungsian di Batua dan Perumahan Bung.

Baca Juga: Bobby Perintahkan Keruk Parit Sulang Saling di Medan: Harus Tuntas!

"Bapak Plt Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) memberikan kami arahan agar penanganan banjir sebaiknya diintegrasikan dengan OPD-OPD terkait, agar tidak terulang terus-menerus. Dinkes akan selalu stand by dan mengawal segala kebutuhan menyangkut penanganan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait