Danny menyebut sebenarnya tak ada alasan bagi Pemkot untuk membuka lelang di waktu seperti ini. Apalagi, masa jabatan Pj sisa sepekan lebih.
"Tidak ada alasan untuk mengganti orang di masa seperti ini, tapi masyarakat bisa lihat sendiri, sebenarnya ada yang tidak normal yang terjadi sekarang ini di Pemkot," ujarnya.
Danny pun menegaskan akan tetap mengevaluasi pejabat hasil lelang nanti. Jika ada yang tidak berkompeten, tentu diganti lagi. Apalagi proses seleksinya hanya enam hari.
"Jelas saya ganti lagi. Dalam isi rekomendasi (KASN), kan itu bisa ditinjau ulang," tandas Danny.
Baca Juga:Juru Bicara Jusuf Kalla : Danny Pomanto Sudah Minta Maaf Lewat Telepon
Pemerintah Kota Makassar sendiri membuka lelang untuk delapan jabatan yang saat ini lowong. Lelang dibuka jelang pelantikan Wali Kota terpilih.
Lelang jabatan ini sedianya digelar sejak tahun lalu. Hanya saja terhalang rekomendasi KASN karena status kota Makassar yang dipimpin oleh Penjabat (Pj).
Kini, rekomendasi ASN terbit, akan tetapi dengan beberapa syarat. Salah satunya adalah lelang jabatan boleh dilakukan asal ada koordinasi dengan calon Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau dalam hal ini Wali Kota terpilih, Danny Pomanto.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga:Danny Pomanto Minta Maaf ke Jusuf Kalla