alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

UAS Ceramah di Hadapan Pelawak, Komeng : Saya Belum Paham Pak Ustadz

Muhammad Yunus Minggu, 24 Januari 2021 | 20:17 WIB

UAS Ceramah di Hadapan Pelawak, Komeng : Saya Belum Paham Pak Ustadz
Komeng di lapangan Madya, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018). [Ismail/Suara.com]

UAS menyampaikan tausiyah hampir satu jam ditambah dengan sesi tanya jawab

SuaraSulsel.id - Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan ceramah kepada puluhan pelawak. Salah satu peserta yang hadir adalah pelawak Komeng.

UAS menyampaikan tausiyah hampir satu jam. Termasuk sesi tanya jawab. UAS melakukan tanya jawab kajian bersama para pelawak Indonesia, termasuk Komeng, pada Sabtu (16/1/2021) di Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pada momen tanya jawab, Komeng membuat geger suasana ruangan. Karena mengaku tidak paham dengan penjelasan UAS.

Dikenal sebagai komedian senior, Komeng selalu dengan mudah membuat orang di sekitarnya tertawa, tak terkecuali jemaah pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS).

Baca Juga: Keluarga Kapten Afwan Sedang Berduka, Komeng Melayat Diserbu untuk Selfie

Baru-baru ini, pria bernama lengkap Alfiansyah Bustami itu berhasil menghibur UAS dan jemaahnya lewat aksinya saat memberi UAS pertanyaan.

Momen tersebut bahkan diunggah UAS ke Instagram pada Sabtu (23/1/2021). Ia menyertakan caption "Semua ada saatnya" untuk video IGTV itu.

Dalam tayangan berdurasi dua menit 30 detik dari akun @ustadzabdulsomad_official tersebut, Komeng sudah mengundang tawa bahkan sebelum pertanyaannya ia utarakan. Sambil mengepalkan tangan di dekat bibir, ia spontan berbicara seolah sedang memegang mikrofon. Jemaah sontak tertawa.

Komeng bertanya pada Ustaz Abdul Somad - (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
Komeng bertanya pada Ustaz Abdul Somad - (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

Seorang pria berkemeja putih dan peci hitam lalu bergegas memberi Komeng mikrofon. Komeng pun kembali menunjukkan bakat komedinya dengan memegang mikrofon secara terbalik.

Saat diingatkan jemaah, tak hanya membalikkan mikrofon pada posisi semestinya, ia juga membalikkan badan.

Baca Juga: Teddy PKPI: SBY Kini Jadi Jubir Tuhan, Somad cs Siap-siap Kehilangan Posisi

"Saya belum..." kata dia sambil memunggungi jemaah dan UAS, lagi-lagi membuat seisi ruangan riuh dengan gelak tawa.

Setelah badannya diputar oleh pria yang memberinya mikrofon, Komeng pun mengajukan pertanyaan pada UAS.

"Saya belum paham yang tadi Pak Ustaz bilang, apa? Wa sa'ah?" tuturnya sambil mengingat-ingat ucapan UAS

Ketika dibantu jemaah untuk melafalkan kata-kata dalam bahasa Arab itu, Komeng pun kembali melawak.

"Lo jangan nyampur. Agama lo beda," guraunya dengan ekspresi pura-pura kesal.

Tak sampai di situ saja jemaah terhibur, mereka juga terkekeh-kekeh saat Komeng justru berakting seakan UAS yang lupa.

"Wa sa'ah apa ya? Sambil bercanda atau apa tadi. Pak Ustaz lupa ya? Nanti saya jelasin lagi," celetuk komedian 50 tahun itu.

Menyaksikan tingkah Komeng, UAS sendiri sedikit tertawa kebingungan, lalu bertanya ke orang di sebelahnya.

"Sa'ah wa sa'ah," kata dia.

"Nah, itu Pak Ustaz," sahut Komeng.

UAS lantas menjelaskan kembali maksud ucapan hadis Nabi yang ditanyakan Komeng tersebut.

"Ada seorang sahabat. Ia datang menemui Nabi, "Kenapa ketika kami duduk bersamamu ya Rasulullah, di dalam Masjid Nabawi, di Majelis Ilmu, kami merasa dekat dengan Allah, kami merasa takut kepada Allah, tapi ketika kami pulang ke rumah, bertemu dengan anak, istri, bersenda gurau, kok rasanya beda?"" kata UAS.

"Lalu apa kata Nabi? "Sa'ah wa sa'ah." Hidup ini ada masanya serius, ada masanya bercanda, ada masanya begini. "Seandainya kamu seperti itu terus, seperti saat berada denganku, di hadapanku, di masjid, tidak berubah-ubah, akan turun malaikat bersalaman dengan kamu." Nabi Muhammad SAW," imbuh pendakwah asal Sumatra Utara itu.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kekhawatiran umat Islam saat ini dirasakan pula oleh sahabat Nabi kala itu, yakni ketika bertemu ustaz ataupun kiai di masjid, iman terasa penuh, tetapi setelah itu, perasaan tersebut memudar.

"Kata Nabi enggak salah karena hidup ini sa'ah wa sa'ah. Sa'ah artinya, bahasa Indonesia-nya, "saat". Semua ada saatnya. Semua ada masanya, selama tidak kita katakan, "Kamu kok mabuk kemarin?" "Semua ada saatnya. Ada saatnya mabuk, ada saatnya..."" terang UAS, menutup dengan candaan.

Cuplikan tersebut diambil dari video yang diunggah kanal YouTube Ustadz Abdul Somad Official pada Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait