Sudirman Said Ungkap Penyebab 4 Relawan PMI Tertular Covid-19 di Mamuju

Empat relawan PMI dilaporkan terinfeksi Covid-19 saat bertugas membantu korban bencana gempa di Mamuju, Sulawesi Barat.

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari
Rabu, 20 Januari 2021 | 05:58 WIB
Sudirman Said Ungkap Penyebab 4 Relawan PMI Tertular Covid-19 di Mamuju
Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said. (suara.com/Ambar)

SuaraSulsel.id - Empat relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dilaporkan terinfeksi Covid-19 saat bertugas membantu korban bencana gempa di Mamuju, Sulawesi Barat.

Meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, namun risiko bagi para relawan tetap ada.

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said mengatakan, bahwa posko PMI Mamuju itu terletak di samping rumah sakit lapangan yang menampung pasien Covid-19.

Para relawan PMI tersebut kemudian menjalani tes dan hasilnya ada yang dinyatakan positif virus corona.

Baca Juga:4 Relawan PMI Tertular Covid-19 di Mamuju

"Tadi pagi kita tes dan empat diantara relawan positif," kata Sudirman Said saat dihubungi, Selasa (20/1/2021) malam.

Sudirman menyebutkan hal tersebut menjadi risiko yang mesti dihadapi relawan PMI saat bertugas di tengah pandemi Covid-19.

"Meskipun sudah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan, tetap ada risiko terinfeksi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa empat relawan tersebut langsung menjalani isolasi mandiri. Meski demikian ia tidak menyebut di mana relawan tersebut menjalani isolasi mandirinya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman Said mewakili pengurus PMI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan PMI yang telah berjuang membantu korban bencana.

Baca Juga:Permintaan Plasma Konvalesen Antre, Sekjen PMI: Pasien COVID-19 Jadi Donor

"Pengurus PMI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada relawan PMI di seluruh Indonesia, yang hari hari ini sedang berjuang membantu korban bencana. Di Halmahera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Semeru, Merapi, Sumedang, Sulawesi Barat, Sumbar, Aceh, dan di Kepulauan Seribu," tuturnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini