Mengapa Relawan Vaksin Sinovac di Bandung Kena Covid-19?

Bandingkan dengan di Brasil, yang ratusan relawan vaksin Sinovac-nya masih terkena Covid-19.

Liberty Jemadu
Selasa, 19 Januari 2021 | 04:45 WIB
Mengapa Relawan Vaksin Sinovac di Bandung Kena Covid-19?
Petugas medis menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). Sebanyak 1,2 juta tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, menjalani vaksinasi COVID-19 tahap pertama yang dimulai sejak Rabu (13/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dari 92 orang penerima vaksin yang terjangkit, sebanyak 85 orang mengalami gejala sangat ringan. Sementera tujuh orang sisanya mengalami gejala ringan. Tak ada satu pun relawan penerima vaksin Sinovac yang mengalami gejala berat sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Sementara dari yang menerima plasebo, sebanyak 167 orang terkena gejala sangat ringan dan 31 orang mengalami gejala ringan, dan tujuh orang harus dirawat di rumah sakit.

Dari jumlah relawan yang terkena Covid-19 ini, maka Institut Butantan di Brasil menetapkan bahwa vaksin Sinovac mampu mencegah Covid-19 dengan gejala sangat ringan dengan nilai efikasi 50,4 persen, 78 persen untuk mencegah gejala ringan, dan 100 persen efektif mencegah gejala berat.

Baca Juga:Empat Hari Usai Suntik Vaksin Covid-19, Begini Kondisi Walkot Tangsel Airin

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini