"Kami juga berharap ada respon dari Gubernur atas peristiwa ini, karena pemerintah setempat dan anggota dewan saja. Kami patuhi peraturan pemerintah, tapi mohon beri kami juga kepastian hasil swab kakek kami," harapnya.
Humas Rumah Sakit Sawerigading, Mahriani yang dikonfirmasi soal kasus ini belum menanggapi. Nomor selulernya yang dihubungi tidak ditanggapi.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga:Jelang PSBB, Tiga Rumah Sakit Covid-19 di Semarang Overload