Makan Malam Pakai Uang Negara, Shinzo Abe Klarifikasi ke Parlemen Jepang

Shinzo Abe menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada publik Jepang

Muhammad Yunus
Jum'at, 25 Desember 2020 | 20:02 WIB
Makan Malam Pakai Uang Negara, Shinzo Abe Klarifikasi ke Parlemen Jepang
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe usai memberikan konfrensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Jumat (28/8). [Franck ROBICHON / POOL / AFP]

Permohonan maaf merupakan pembalikan nasib yang dramatis bagi Abe, salah satu keturunan darah biru politik di Jepang. Kakek dan paman buyut Abe pernah menjabat sebagai perdana menteri.

Abe mengundurkan diri karena alasan kesehatan pada September, setelah menjabat hampir delapan tahun sebagai perdana menteri.

Skandal tersebut juga dapat merugikan penggantinya, Yoshihide Suga, yang merupakan tangan kanan Abe selama masa jabatannya dan telah membela bosnya itu di parlemen.

Suga, yang telah diliputi oleh kontroversi lain dan peringkat dukungannya turun kurang dari setahun sebelum pemilihan majelis, juga meminta maaf, pada Kamis karena membuat pernyataan yang tidak akurat.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Sulsel Tertinggi di Luar Pulau Jawa, Makassar Mendominasi

Abe datang secara sukarela untuk diinterogasi oleh jaksa pada Senin (21/12/2020) tentang masalah tersebut dan sekali lagi membantah keterlibatannya, menurut laporan media.

Selama konferensi pers pada Kamis, Abe tidak membahas secara rinci pembicaraannya dengan jaksa.

Pernyataannya kepada parlemen bertentangan dengan temuan jaksa setidaknya 118 kali, beberapa media domestik melaporkan dengan mengutip biro penelitian parlemen.

Politisi di Jepang dilarang memberikan apa pun kepada konstituen yang bisa diartikan sebagai hadiah.

Aturan itu sangat ketat sehingga dua menteri di kabinet Abe mundur secara berurutan tahun lalu. Karena kasus pemberian dalam berbagai bentuk barang dan makanan. Aeperti melon, kepiting, dan bahkan kentang, kepada para pemilih di daerah pemilihan mereka. (Antara)

Baca Juga:UMKM Makassar: Izinkan Kami Jualan Pak, Kami Tetap Patuh Protokol Kesehatan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini