Calon Ibu, Ini Tips Aman agar Olahraga Tidak Berefek Buruk pada Kehamilan

Berikut 5 tips untuk menjaga olahraga tetap rutin tanpa mengganggu kesuburan calon ibu hamil.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Senin, 16 November 2020 | 20:50 WIB
Calon Ibu, Ini Tips Aman agar Olahraga Tidak Berefek Buruk pada Kehamilan
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

SuaraSulsel.id - Tubuh yang sehat memainkan peran penting dalam kesuburan saat menjalani program hamil. Tapi, banyak pula yang mungkin beranggapan olahraga terlalu sering untuk menjaga kesehatan tubuh dapat berdampak pada kesuburan.

Sebenarnya, Anda tidak perlu berhenti olahraga ketika ingin hamil. Namun dilansir dari Motherly, Anda perlu mengonsultasikannya dengan dokter.

Berikut 4 tips untuk menjaga olahraga tetap rutin tanpa mengganggu kesuburan:

Ibu hamil (Unsplash)
Ibu hamil (Unsplash)

1. Waspadai anemia

Baca Juga:Belajar dari Anak Raditya Dika, Kenali 6 Penyebab Kadar Bilirubin Tinggi

Darah adalah substansi penting dari kehamilan. Karena, darah akan mengalir ke otot dan rutinitas olahraga yang berat bisa menguras tubuh serta membuat Anda lelah.

Pada gilirannya, kondisi ini bisa menyebabkan kualitas sel telur memburuk dan menghambat kehamilan. Adapun gejala anemia termasuk sakit kepala, pusing, sesak napas, denyut jantung cepat, dan kelemahan.

2. Batasi olahraga hanya satu jam atau kurang

Olahraga seharusnya membuat Anda lebih berenergi, bukan kelelahan. Jika Anda olahraga terlalu lama, tubuh akan mengalami pertarungan dan mulai mengaktifkan hormon stres yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon seks.

Kondisi ini akan membuat seseorang lebih sulit hamil. Karena itu, istirahatlah ketika sudah merasa lelah atau kurangi durasi olahraga harian Anda.

Baca Juga:Ini Olahraga Terbaik untuk Kontrol Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes

3. Mempertahankan berat badan

Berat badan yang berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan masalah ovulasi. Bila Anda kelebihan berat badan dan berencana hamil, Anda bisa melakukan pola makan yang sehat dan olahraga teratur.

Meski begitu, kekurangan berat badan atau tidak memiliki cukup sel lemak juga menyebabkan kemandulan. Karena, kondisi ini menghambat tubuh memproduksi estrogen yang merupakan hormon penting untuk ovulasi.

4. Latihan fisik sedang

Beban yang berat bisa berdampak pada sistem endokrin dan memengaruhi hormon yang bertanggung jawab atas siklus menstruasi. Jika Anda mencoba hamil dan ingin mempertahankan siklus teratur, cobalah olahraga intensitas sedang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini