Profesor Pakistan: Vaksin Pfizer Tidak Cocok untuk Negara Berkembang

Karena suhu minus 80 derajat Celsius diperlukan untuk menyimpannya. Serta kebutuhan untuk dua dosis imunisasi.

Muhammad Yunus
Rabu, 11 November 2020 | 16:55 WIB
Profesor Pakistan: Vaksin Pfizer Tidak Cocok untuk Negara Berkembang
Ilustrasi Pfizer. [Don Emmert/AFP]

SuaraSulsel.id - Seorang ilmuwan terkemuka dari Pakistan mengatakan, vaksin virus corona Pfizer tidak cocok untuk Pakistan, atau negara-negara berkembang lainnya.

Karena suhu minus 80 derajat Celsius diperlukan untuk menyimpannya. Serta kebutuhan untuk dua dosis imunisasi.

Perusahaan farmasi Amerika, telah mengumumkan uji tahap akhir pada vaksin potensial dua dosis mengisyaratkan efektivitasnya lebih dari 90 persen. Dalam mencegah virus pada partisipan yang tidak terinfeksi sebelumnya.

Pengungkapan itu disambut baik sebagai kabar positif yang jarang muncul dalam perang melawan pandemi yang secara global telah menjangkiti lebih dari 50 juta orang. Dengan 1,2 juta kematian dan 33 juta orang sembuh.

Baca Juga:Jika Disetujui FDA, Dokter Top AS Ini Akan Ambil Vaksin Covid-19 Pfizer

Tetapi Profesor Atta Ur Rahman, yang memimpin Gugus Tugas Sains dan Teknologi Pakistan mengatakan “terlalu dini sedikitnya” bagi negaranya atau negara-negara berkembang lainnya dalam menyambut baik vaksin Pfizer itu.

“Ini adalah vaksin messenger RNA dan ini harus dikirim pada suhu minus 80 derajat Celsius, sehingga vaksin ini tidak cocok untuk negara-negara berkembang,” kata Rahman kepada VOA.

“Infrastruktur ruang penyimpan cold storage dan rangkaiannya untuk membawa vaksin dari bandara ke kota-kota dan berbagai penjuru negara, tidak ada di dunia berkembang,” jelas profesor itu.

Ia terus menyatakan bahwa pasien Covid-19 akan memerlukan dua dosis vaksin Pfizer dalam rentang waktu tiga pekan dan keharusan “tempat penyimpanan bersuhu rendah”.

Membuat itu semua semakin sulit di Pakistan, di mana suhu rata-rata musim panas di bagian selatan dan barat daya negara itu membubung antara 40 dan 50 derajat Celsius. (VOA)

Baca Juga:298 Ribu Warga Depok akan Divaksin Corona, Plt Walkot: Belum Tahu Jenisnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini