alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng, Sempat Mengeluh Pusing

Husna Rahmayunita Senin, 17 Agustus 2020 | 19:42 WIB

Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng, Sempat Mengeluh Pusing
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulsel. [Dokumentasi Basarnas Makassar]

keduanya melakukan pendakian sejak 12 Agustus 2020 untuk memperingati HUT ke-75 RI.

SuaraSulsel.id - Wawan Kurniawan (16) meninggal dunia saat melakukan pendakian merah putih di Gunung Bawakareang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (17/8/2020).

Sebelum meninggal, pendaki asal Bulukumba tersebut sempat mengeluh pusing kepada seorang temannya, Wahyu Hidayat (16).

Diwartakan terkini.id--jaringan Suara.com, keduanya melakukan pendakian sejak 12 Agustus 2020 untuk memperingati HUT ke-75 RI.

"Tanggal 11 Agustus 2020, saya bersama rekan Wawan (korban), melakukan perjalanan dari Makassar menuju Gunung Bawakaraeng ala backpacker. Dan sempat bermalam di Bili-bili karena kemalaman dan keesokan harinya, 12 Agustus kami melanjutkan perjalanan ke Lembanna menuju Gunung Bawakaraeng," ujar Wahyu.

Baca Juga: Asyik Main di Sungai Belawan, 2 Bocah Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Lantaran hanya berdua, Wahyu lantas memutuskan untuk bergabung dengan pendaki lainnya setelah tiba di pos 5.

"Karena saya hanya berdua dengan korban, jadi saya bergabung dengan tim lainnya untuk melanjutkan perjalanan ke Pos 10 Bawakaraeng keesokan harinya 13 Agustus 2020," sambungnya.

Ia juga mengaku, tidak merasakan firasat kalau rekannya pergi  selama-lamanya. Namun, Wahyu sempat mendengar korban mengeluh sakit.

"Tidak ada tanda yang mengkhwatirkan, cuman korban memang sempat mengaku merasa sakit kepala dan sesekali mengigau. Sehingga pada tanggal 16 Agustus kemarin, saya mengajaknya turun ke kampung terakhir, namun korban menolak. Dan mengimbau untuk turun setelah pengibaran bendera Merah Putih," terangnya.

Melihat kondisi fisik korban yang melemah, Wahyu mengajaknya turun. Nahas, saat diperjalanan korban sudah tak sadarkan diri.

Baca Juga: RSUD Singkawang Bakal Miliki Laboratorium Mikrobiologi Tes Cepat Corona

"Karena kondisi darurat, jadi korban kami evakuasi ke tenda pendaki lainnya di antara pos 10 dan 9. Hingga akhirnya, rekan kami dinyatakan meninggal dunia," kata Wahyu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait