Indeks Terpopuler News Lifestyle

Kasus Dugaan Mark Up Bansos Covid-19 di Makassar Masuki Babak Baru

Rizki Nurmansyah Selasa, 21 Juli 2020 | 14:26 WIB

Kasus Dugaan Mark Up Bansos Covid-19 di Makassar Masuki Babak Baru
Ilustrasi penyaluran bansos Covid-19. [Antara]

Polda Sulsel tengah menyelidiki pelaporan kasus dugaan mark up harga bantuan sosial dalam 60 ribu paket sembako.

SuaraSulsel.id - Penyelidikan kasus dugaan mark up bantuan sosial (Bansos) Covid-19 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menyelidiki kasus ini.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Agustinus Pangaribuan mengatakan, setelah memeriksa sejumlah saksi, penyidik berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kelanjutan kasus tersebut.

"Hari ini kita baru koordinasi ke BPKP untuk ekspos masalah itu. Untuk perhitungan kerugian (keuangan negara)," kata Agustinus saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (21/7/2020).

Dalam kasus ini, penyelidikan berjalan dengan pengumpulan data dan keterangan.

Polisi bahkan telah memeriksa sejumlah saksi-saksi untuk mencari tahu regulasi pendistribusian bansos Covid-19 di Kota Makassar.

Hanya saja, Agustinus belum mau mengungkap sejumlah saksi yang telah diperiksa.

"Iya sabar ya. Prosesnya (penyelidikan) masih berjalan," ujar Agustinus.

Agustinus mengaku masih akan memeriksa beberapa orang untuk memberikan keterangan tambahan untuk melengkapi berkas dalam proses penyelidikan.

"Masih (ada yang akan diperiksa)," tutup Agustinus.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait