Muhammad Yunus
Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:15 WIB
Pemerintah Kota Makassar menjajaki penggunaan kendaraan penyedot air berdaya tinggi dan penyemprot bertekanan tinggi dari Jepang untuk mengantisipasi genangan dan banjir menjelang musim hujan [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Makassar menjajaki penggunaan kendaraan penyedot dan penyemprot air dari Jepang untuk mengantisipasi banjir.
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau langsung demonstrasi teknologi tersebut pada Selasa 27 Oktober 2026.
  • Alat ini diharapkan mampu membersihkan sedimentasi dan sampah guna mempercepat penanganan genangan saat musim hujan.

Masih Tahap Penjajakan Teknologi

Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa demonstrasi kendaraan dari Yokohama tersebut masih menjadi tahap awal untuk menilai kesesuaian teknologi dengan karakteristik drainase di Makassar.

Pemkot Makassar akan mempertimbangkan efektivitas alat, kebutuhan operasional, serta manfaatnya dalam mendukung penanganan genangan dan banjir sebelum menentukan langkah pemanfaatan lebih lanjut.

Menurut Munafri, upaya mengurangi risiko banjir tidak cukup hanya mengandalkan penanganan ketika genangan terjadi.

Pemeliharaan saluran, pembersihan sedimen, dan pengangkatan sampah yang menyumbat aliran air juga perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Ini merupakan ikhtiar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mempercepat penanganan apabila ada warga yang terdampak,” ujarnya.

Ia berharap penjajakan kerja sama dengan Kota Yokohama dapat membuka peluang penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lapangan di Makassar.

Dengan kombinasi pemeliharaan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, dan respons cepat, Pemkot Makassar berharap penanganan genangan dan banjir dapat dilakukan lebih efektif, sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap aktivitas dan keselamatan warga.

Baca Juga: Salah Sasaran! Anggota TNI AU di Makassar Kena Anak Panah di Perut

Load More