Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepri menyerahkan 1.728 ekor kuda laut kering tanpa dokumen karantina kepada pihak terkait di Satpel Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Senin (12/10/2026) [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
- Balai Karantina Kepri menggagalkan pengiriman ilegal 1.728 kuda laut kering melalui Bandara RHF Tanjungpinang pada 12 Oktober 2026.
- Paket tujuan Kendari tersebut menggunakan modus operandi palsu dengan mencantumkan keterangan isi kiriman sebagai makanan ringan.
- Seluruh barang bukti kini telah diserahkan kepada Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Pekanbaru.
"Untuk pemilik atau yang dikuasakan dan jasa pengiriman akan diberikan sosialisasi. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tidak lagi melalulintaskan satwa yang keadaannya sedang terancam," kata Hasim menegaskan.
Karantina Kepri turut mengingatkan perusahaan jasa pengiriman maupun masyarakat untuk memastikan jenis barang dan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum mengirim hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya melalui kargo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi
-
Penyelundupan Kuda Laut Kering Tujuan Kendari Terbongkar
-
Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan
-
Bandara Riyadh Diserang, Bagaimana Nasib Jemaah Umrah asal Makassar?
-
Menko Dudung Perintahkan Penangkapan Pemodal Penyelundupan Benih Lobster