- Harga tiket pesawat rute Makassar menuju Jakarta melonjak hingga Rp6 juta pada Senin, 7 September 2026.
- Kenaikan harga dan penghentian penerbangan terjadi akibat perpanjangan penutupan Bandara Soekarno-Hatta karena abu vulkanik.
- Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin menyiapkan langkah antisipasi serta mengimbau penumpang memeriksa status penerbangan kepada maskapai.
SuaraSulsel.id - Harga tiket pesawat dari Makassar menuju Jakarta melonjak hingga Rp6 juta di tengah penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).
Pantauan pada sejumlah platform penjualan tiket, Senin, 7 September 2026, harga penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Soekarno-Hatta Jakarta berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp6 juta.
Harga tersebut melonjak dibandingkan sehari sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp1,2 juta.
Sejumlah pilihan penerbangan menuju Jakarta tercantum pada jadwal keberangkatan mulai sekitar pukul 15.00 hingga 20.00 Wita. Namun, kondisi operasional Bandara Soekarno-Hatta saat ini masih belum normal.
Bandara Soekarno-Hatta kembali memperpanjang penghentian sementara operasional penerbangan hingga pukul 18.00 WIB atau 19.00 Wita pada Senin, 7 September 2026.
Penutupan tersebut dilakukan akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Berdasarkan pembaruan informasi Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama pada Senin pukul 08.59 WIB, Bandara Soekarno-Hatta masih berstatus ditutup hingga pukul 18.00 WIB.
Penutupan tersebut tercantum dalam NOTAM A3373/26, yang merupakan pembaruan dari NOTAM sebelumnya, A3368/26.
Kondisi itu turut berdampak pada operasional penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, khususnya penerbangan dengan rute Jakarta.
Baca Juga: Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan
Penerbangan Makassar-Jakarta Masih Ditutup
Pelaksana Tugas Branch Communication dan CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Fascal Ramadhan mengatakan penerbangan tujuan Jakarta masih ditutup sementara.
"Untuk penerbangan tujuan CGK masih closed. NOTAM di CGK diperpanjang," ujar Fascal saat dikonfirmasi Senin, 7 September 2026.
Ia menjelaskan pihak Bandara Sultan Hasanuddin hingga kini masih terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan melalui koordinasi dengan maskapai dan InJourney Airports, khususnya pengelola Bandara Soekarno-Hatta.
Sebelumnya, hingga Minggu malam, tercatat 46 penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Hasanuddin terdampak pembatalan.
Jumlah tersebut terdiri atas 20 penerbangan kedatangan dan 26 penerbangan keberangkatan. Penerbangan yang terdampak terutama merupakan rute dari dan menuju Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8
-
Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini
-
Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal
-
BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes